Jumat, 15 Mei 2026

KPK Periksa 3 Pejabat Kemenag dan Gelar Perkara Terkait Kasus Kuota Haji

Penulis : Yustinus Patris Paat
5 Aug 2025 | 13:22 WIB
BAGIKAN
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 1 Juli 2025. (Foto: Yustinus Patris Paat)
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 1 Juli 2025. (Foto: Yustinus Patris Paat)

JAKARTA, investor.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan informasi terbaru terkait perkembangan penyelidikan kasus dugaan korupsi kuota haji. Terbaru, KPK memeriksa 3 pejabat Kementerian Agama (Kemenag) dan melakukan beberapa kali gelar perkara atas kasus ini.

"KPK benar melakukan permintaan beberapa pihak terkait penanganan perkara kuota haji. Karena perkara ini masih penyelidikan, tentu kami belum bisa menyampaikan detail dari permintaan keterangan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (5/8/2025).

Ketiga pejabat di Kemenag yang diperiksa berinisial RFA, MAS, dan AM. Mereka diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta, kemarin, Senin (4/8/2025). Budi mengatakan, pemeriksaan ketiganya untuk melengkapi keterangan para pihak yang sebelumnya sudah diperiksa KPK.

ADVERTISEMENT

Budi menjelaskan, dalam pemeriksaan para saksi, KPK telah meminta keterangan dari pihak-pihak yang diduga dapat memberikan informasi yang dibutuhkan.  

Budi juga memastikan, kasus kuota haji belum naik ke tahap penyidikan. Hanya saja, kata dia, KPK sudah melakukan beberapa ekspose atau gelar perkara beberapa kali terkait kasus ini.

"Ekspose itu kan secara berkala ya dilakukan untuk update dari progres yang sudah dilakukan oleh tim sehingga kita bisa melihat perkembangan dari sebuah penanganan perkara. Ada kita lakukan (ekspose) beberapa kali," pungkas Budi.

KPK sebelumnya telah memberikan isyarat kuat bahwa dalam waktu tidak lama lagi kasus dugaan korupsi penentuan kuota haji khusus 2024 naik ke tahap penyidikan.

Saat ini, KPK masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan alat bukti-alat bukti untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab secara pidana dalam kasus ini.

"Mohon di-support, dalam waktu dekat mudah-mudahan kita sudah bisa melangkah ke tahap yang lebih pasti," Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip Sabtu (19/7/2025). 

Asep mengatakan, KPK terus mengumpulkan keterangan dari para pihak dan saksi yang mengetahui kasus dugaan korupsi tersebut. Dia meminta publik bersabar karena KPK bekerja berdasarkan alat bukti-alat bukti yang sah termasuk keterangan para saksi.

Sejumlah saksi telah diperiksa dan diminta keterangan penyidik KPK, termasuk pendakwah dan pemilik travel umrah dan haji Ustaz Khalid Basalamah dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 47 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia