KPK Periksa 3 Pejabat Kemenag dan Gelar Perkara Terkait Kasus Kuota Haji
JAKARTA, investor.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan informasi terbaru terkait perkembangan penyelidikan kasus dugaan korupsi kuota haji. Terbaru, KPK memeriksa 3 pejabat Kementerian Agama (Kemenag) dan melakukan beberapa kali gelar perkara atas kasus ini.
"KPK benar melakukan permintaan beberapa pihak terkait penanganan perkara kuota haji. Karena perkara ini masih penyelidikan, tentu kami belum bisa menyampaikan detail dari permintaan keterangan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (5/8/2025).
Ketiga pejabat di Kemenag yang diperiksa berinisial RFA, MAS, dan AM. Mereka diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta, kemarin, Senin (4/8/2025). Budi mengatakan, pemeriksaan ketiganya untuk melengkapi keterangan para pihak yang sebelumnya sudah diperiksa KPK.
Budi menjelaskan, dalam pemeriksaan para saksi, KPK telah meminta keterangan dari pihak-pihak yang diduga dapat memberikan informasi yang dibutuhkan.
Budi juga memastikan, kasus kuota haji belum naik ke tahap penyidikan. Hanya saja, kata dia, KPK sudah melakukan beberapa ekspose atau gelar perkara beberapa kali terkait kasus ini.
"Ekspose itu kan secara berkala ya dilakukan untuk update dari progres yang sudah dilakukan oleh tim sehingga kita bisa melihat perkembangan dari sebuah penanganan perkara. Ada kita lakukan (ekspose) beberapa kali," pungkas Budi.
KPK sebelumnya telah memberikan isyarat kuat bahwa dalam waktu tidak lama lagi kasus dugaan korupsi penentuan kuota haji khusus 2024 naik ke tahap penyidikan.
Saat ini, KPK masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan alat bukti-alat bukti untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab secara pidana dalam kasus ini.
"Mohon di-support, dalam waktu dekat mudah-mudahan kita sudah bisa melangkah ke tahap yang lebih pasti," Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip Sabtu (19/7/2025).
Asep mengatakan, KPK terus mengumpulkan keterangan dari para pihak dan saksi yang mengetahui kasus dugaan korupsi tersebut. Dia meminta publik bersabar karena KPK bekerja berdasarkan alat bukti-alat bukti yang sah termasuk keterangan para saksi.
Sejumlah saksi telah diperiksa dan diminta keterangan penyidik KPK, termasuk pendakwah dan pemilik travel umrah dan haji Ustaz Khalid Basalamah dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






