Jumat, 15 Mei 2026

Gus Yaqut Berterima Kasih Bisa Klarifikasi Soal Kuota Haji 2024 ke KPK

Penulis : Yustinus Patris Paat
7 Aug 2025 | 15:41 WIB
BAGIKAN
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas usai memenuhi panggilan KPK, Kamis (7/8/2025).
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas usai memenuhi panggilan KPK, Kamis (7/8/2025).

JAKARTA, investor.id – Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) selesai menjalani pemeriksaan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (7/8/2025) sore. Selama kurang lebih 5 jam, Gus Yaqut memberikan keterangan kepada tim penyelidik KPK.

Gus Yaqut bersyukur bisa menjelaskan secara komprehensif soal pembagian kuota haji tambahan pada tahun 2024 lalu.

"Alhamdulillah, saya berterimakasih, akhirnya saya mendapatkan kesempatan untuk mengklarifikasi segala hal, terutama yang terkait dengan pembagian kuota tambahan pada proses haji tahun 2024 yang lalu," ujar Yaqut seusai diperiksa KPK.

ADVERTISEMENT

Yaqut mengaku mendapatkan banyak pertanyaan dari penyelidik KPK soal pembagian kuota haji tambahan dari pemerintah Arab Saudi sebanyak 20 ribu. Hanya saja, dia enggan membeberkan detail materi pemeriksaan termasuk pembagian kuota haji dengan ketentuan 50% kuota haji reguler dan 50% kuota haji khusus.

"Kalau terkait dengan materi saya tidak akan menyampaikan, mohon maaf kawan-kawan wartawan, tapi intinya saya berterima kasih mendapatkan kesempatan untuk bisa menjelaskan, mengklarifikasi segala hal yang terkait dengan pembagian kuota tahun lalu," tandas Yaqut. 

Sebelumnya, juru bicara Gus Yaqut, Anna Hasbi menjelaskan, pembagian kuota haji tambahan 2024, sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Menurut Anna, pembagian yang berimbang atau 50% untuk masing-masing kuota haji reguler dan kuota haji khusus, tidak melanggar aturan berlaku dan proses pembagiannya sudah dilakukan secara matang.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia