Jumat, 15 Mei 2026

Usut Korupsi Kuota Haji, KPK Sita Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Kemenag

Penulis : Yustinus Patris Paat
13 Aug 2025 | 23:52 WIB
BAGIKAN
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 16 Juli 2025. (Foto: Yustinus Patris Paat)
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 16 Juli 2025. (Foto: Yustinus Patris Paat)

JAKARTA, investor.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dan menyita barang bukti berupa dokumen dan barang bukti elektronik (BBE) saat menggeledah kantor Ditjen Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama, Jakarta.

Dokumen dan BBE tersebut diduga terkait dengan kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan 2024. 

"Penggeledahan juga dilakukan di kantor Kemenag. Tim mengamankan barang bukti berupa dokumen dan BBE," ujar Jubir KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Rabu (13/8/2025).

ADVERTISEMENT

Budi mengatakan, KPK juga mengucapkan terima kepada Kementerian Agama yang bersikap koperatif selama proses penggeledahan. Sikap koperatif tersebut membuat proses penggeledahan di Kantor Kemenag berjalan lancar.

"KPK menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Agama, karena selama prosesnya membantu dan kooperatif," tandas Budi.

Sebelumnya, KPK melakukan penggeledahan di ruangan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag di Lapangan Banteng, Jakarta pada hari ini, Rabu (13/8/2025).

Penggeledahan ini terkait dengan kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan 2024 yang telah mengakibatkan kerugian negara Rp 1 triliun.

"Hari ini tim sedang lakukan giat penggeledahan di Kementerian Agama, Ditjen PHU, terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi kuota haji Indonesia dalam rangka penyelenggaraan haji pada Kemenag Tahun 2023-2024," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (13/8/2025).

Budi mengatakan penggeledahan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti-alat bukti terkait kasus dugaan korupsi kuota haji ini. Menurut Budi, tim penyidik masih di lapangan untuk melakukan penggeledahan.

"Saat ini masih berlangsung. Nanti kami akan update hasil geledahnya," tandas Budi.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia