Jumat, 15 Mei 2026

KPK Beberkan Alasan Panggil Ilham Habibie dalam Kasus Dana Iklan BJB

Penulis : Yustinus Patris Paat
25 Aug 2025 | 17:44 WIB
BAGIKAN
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 16 Juli 2025. (Foto: Yustinus Patris Paat)
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 16 Juli 2025. (Foto: Yustinus Patris Paat)

JAKARTA, investor.id – Putra sulung mantan Presiden BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie (IAH) mendapat panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ilham akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menuturkan, KPK membutuhkan keterangan Ilham Habibie untuk menelusuri aliran dana non-budgeter yang dikelola oleh Bank BJB.

"(dana itu) digunakan oleh siapa, untuk apa, ini kan kemudian didalami dari pihak-pihak yang dipanggil dilakukan pemeriksaan oleh KPK," ujar Jubir Budi, di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (25/8/2025).

ADVERTISEMENT

Budi mengatakan, penyidik KPK membutuhkan keterangan Ilham Habibie karena diduga mengetahui perkara korupsi di Bank BJB. Menurut Budi, setiap saksi yang dipanggil KPK memiliki tujuannya masing-masing seperti dengan pemanggilan Selebgram Lisa Mariana.

"Sama halnya dengan saudari LM, tentu keterangan dan informasi dari saudara IAH ini juga sangat dibutuhkan dan tentunya sangat membantu penyidik KPK untuk kemudian bisa secara holistik ya, bisa secara lengkap menelusuri dan melacak aliran-aliran dana non-budjeter dalam konstruksi perkara ini," tandas Budi. 

Sebelumnya, KPK sudah menjadwalkan pemanggilan Ilham Habibie sebagai saksi di kasus Bank BJB pada Jumat (22/8/2025) lalu.

Namun, Ilham Habibie tidak bisa hadir karena sudah memiliki agenda yang sudah terjadwal sebelumnya. KPK pun berencana akan menjadwalkan ulang pemanggilan Ilham Habibie di kasus BJB tersebut.

Kasus dugaan korupsi Bank BJB ini terungkap setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan dugaan penyimpangan dana iklan Bank BJB sebesar Rp 28 miliar.

Dalam laporan yang diterbitkan BPK pada Maret 2024, Bank BJB mengalokasikan anggaran belanja iklan sebesar Rp 341 miliar melalui enam perusahaan agensi perantara. Dugaan korupsi ini muncul lantaran nilai yang diterima media jauh lebih kecil dibandingkan yang dialokasikan bank. 

KPK telah menetapkan 5 orang tersangka dalam kasus ini termasuk Eks Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi. KPK mengendus dugaan kerugian negara sekitar Rp 222 miliar terkait kasus ini. Empat tersangka lainnya adalah pimpinan divisi corsec BJB Widi Hartono (WH), pengendali agensi Ikin Asikin Dulmanan (IAD), pengendali agensi Suhendri (S), dan pengendali agensi, Sophan Jaya Kusuma (SJK).

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia