Jumat, 15 Mei 2026

Rieke Diah Pitaloka Minta Presiden Evaluasi Polri Usai Insiden Rantis Tewaskan Ojol

Penulis : Andrew Tito
29 Aug 2025 | 14:09 WIB
BAGIKAN
Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka saat memberikan keterangan kepada media, Jumat (29/8/2025).
Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka saat memberikan keterangan kepada media, Jumat (29/8/2025).

JAKARTA, investor.id – Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka mendukung penyelidikan secara tuntas terkait insiden mobil rantis Brimob menabrak Affan, pengemudi ojek online (ojol) hingga tewas. Rieke mendorong Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi institusi kepolisian.

“Kami mendesak agar kasus wafatnya Affan diusut tuntas. Ini bukan akhir dari perjuangan kami bersama teman-teman ojol,” ujar Rieke dalam keterangannya di TPU Karet Bivak, Jumat 29 Agustus 2025. 

Pernyataan ini sekaligus menjadi pengingat bagi para pengemudi ojol di seluruh Indonesia untuk tetap tenang dan menahan emosi, sambil terus memperjuangkan hak-hak mereka melalui jalur hukum yang ada.

ADVERTISEMENT

Rieke menekankan pentingnya perbaikan payung hukum bagi para pengemudi ojol.

“Kami sedang berjejaring di seluruh Indonesia untuk memperbaiki aturan hukum bagi teman-teman ojol,” katanya.

Ia juga mengajak para pengemudi untuk mengedepankan kesabaran dan pertimbangan keluarga dalam setiap langkah perjuangan, sehingga kematian Affan tidak menjadi sia-sia. 

Pernyataan Rieke mencerminkan kepedulian terhadap kondisi kesejahteraan pengemudi ojol yang selama ini menghadapi risiko tinggi dalam bekerja. Kematian Afan menjadi simbol perlunya reformasi sistemik dalam penanganan keamanan publik dan perlindungan pekerja di sektor transportasi daring.

Rieke juga menegaskan dukungan keluarga Affan terhadap langkah-langkah perbaikan ini. Keluarga berharap agar tidak ada lagi pengemudi ojol yang mengalami nasib serupa.

“Keluarga juga ingin kehidupan pengemudi ojol lebih baik,” katanya, menambahkan bahwa Affan semasa hidupnya selalu aktif memperjuangkan hak-hak rekan-rekannya. 

Dalam kesempatan tersebut, Rieke menekankan keterbukaan proses hukum terkait kasus ini. Ia mendorong agar pengadilan dan penetapan tersangka disiarkan secara publik, memastikan proses hukum berjalan transparan.

Langkah ini penting untuk memberikan kepercayaan publik sekaligus menegaskan bahwa tidak ada pihak yang berada di atas hukum.

Rieke menekankan bahwa perbaikan tidak hanya berlaku pada individu yang terlibat, melainkan harus dilakukan secara sistemik di seluruh institusi kepolisian. Ia menyinggung perlunya reformasi menyeluruh untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan. 

“Reformasi harus menyentuh seluruh sistem, bukan hanya tujuh orang yang terlibat. Ini adalah upaya jangka panjang untuk menegakkan keadilan,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa DPR dan masyarakat sipil memiliki peran strategis dalam menuntut transparansi dan akuntabilitas institusi negara.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia