Jumat, 15 Mei 2026

KPK Ungkap Asosiasi Travel Haji Lobi Pejabat Kemenag Atur Jatah Haji Khusus Diperbesar

Penulis : Yustinus Patris Paat
10 Sep 2025 | 14:06 WIB
BAGIKAN
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2025). (Foto: Yustinus Patris Paat)
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2025). (Foto: Yustinus Patris Paat)

JAKARTA, investor.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan fakta adanya lobi-lobi dari pihak asosiasi travel haji dan umroh ke pejabat Kementerian Agama (Kemenag) agar jatah untuk haji khusus 2024 menjadi lebih besar daripada jatah untuk haji reguler.

Lobi-lobi tersebut dilakukan sebelum Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menandatangani Surat Keputusan Nomor 134 Tahun 2024 tentang Pembagian Kuota Haji Tambahan. 

"Asosiasi inilah yang kemudian menghubungi para oknum pejabat yang ada di Kemenag untuk mengatur bagaimana caranya supaya kuotanya itu yang masuk kuota khusus menjadi lebih besar," ujar Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta dikutip Rabu (10/9/2025).

ADVERTISEMENT

Asep mengatakan, travel haji tidak mendapatkan jatah kuota haji khusus langsung dari Kementerian Agama (Kemenag). Jatah haji khusus tersebut disalurkan oleh pihak Kemenag ke asosiasi-asosiasi travel haji yang nantinya akan dibagikan ke masing-masing travel haji.

"Mereka sudah melakukan lobi-lobi ini. Jadi tidak sendiri-sendiri untuk travel agent ini, tapi mereka tergabung di dalam asosiasi," tandas Asep. 

Asep mengatakan lobi-lobi asosiasi haji ini membuahkan hasil sehingga pembagian kuota haji tambahan 2024 menjadi 50% untuk haji reguler dan 50% untuk kuota haji khusus sebagaimana tertuang dalam SK Nomor 134 Tahun 2024.

Hanya saja, pembagian tersebut bertentangan dengan Pasal 64 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umroh.

"Kemudian dari sana dibagikanlah sesuai dengan SK Menteri tersebut. Jadi kalau jual-belinya tidak secara langsung, kalau di sini kan disebutkannya jual-beli tadi yang ditanya-tanya, tapi tidak secara langsung. Jadi dengan adanya tambahan kuota tersebut, kuota khusus ini, kemudian kuota itu dibagikan oleh masing-masing asosiasi ini ke travel agent yang menjadi anggotanya, di asosiasinya," jelas Asep. 

Lebih lanjut, Asep mengatakan kuota haji khusus tersebut kemudian diperjualbelikan oleh travel haji. KPK mengendus, harga yang dipatok berkisar antara USD 2.600-7.000 per satu kuota. Para agen travel membeli kuota haji khusus dari asosiasi dan dari asosiasi ini nantinya akan menyerahkan fee penjualan ke oknum di Kemenag.

"Ada terkait dengan penyitaan rumah. Nah betul, jadi tadi untuk menampung uang yang USD 2.600 sampai USD 7.000, ini yang baru kita ketahui. Jadi kisaran-kisaran itu bisa juga nanti lebih besar gitu, range-nya bisa lebih besar misalkan bisa ke angka USD 10.000 seperti itu," pungkas Asep.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia