Jumat, 15 Mei 2026

DPR Setujui Anggaran Kementan 2026 Sebesar Rp 40,145 Triliun, Ini Rinciannya

Penulis : Muhammad Farhan
16 Sep 2025 | 14:35 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. (Foto: B-Universe/ Muhammad Farhan)
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. (Foto: B-Universe/ Muhammad Farhan)

JAKARTA, investor.id - Komisi IV DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Pertanian RI (Kementan) Tahun Anggaran (TA) 2026, yang semula sebesar Rp 40 triliun, kini ditambah dengan Rp 145 miliar, sehingga total anggaran Kementan untuk TA 2026 menjadi Rp 40,145 triliun. 

Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono mengungkapkan penambahan alokasi anggaran ini ditujukan pada sejumlah kriteria, yakni program yang sejalan dengan prioritas dan direktif dari Presiden, dan tugas dan fungsi utama yang belum dialokasikan.

Selain itu, menurutnya pengajuan penambahan anggaran ini juga ditujukan pada program yang dapat berdampak terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Pagu anggaran Kementerian Pertanian pada rapat hari ini kami sampaikan kepada Komisi IV DPR yang semula ditetapkan sebesar Rp 40 triliun menjadi sebesar Rp 40 triliun plus Rp 145 miliar sebagai tambahannya," jelas Sudaryono dalam rapat kerja di Komisi IV DPR RI, Selasa (16/9/2025). 

Adapun Sudaryono merinci pagu anggaran yang dijelaskan, guna memastikan landasan dari penambahan Rp 145 miliar tersebut. 

Dia menyebutkan dari total anggaran sebesar Rp 40,145 triliun, Kementerian Pertanian menjalankan program ketersediaan akses dan konsumsi pangan berkualitas sebesar Rp 23,76 triliun. Lalu, adanya alokasi nilai tambah dan daya saing industri sebesar Rp 6,68 triliun.

Selanjutnya, pendidikan dan pelatihan vokasi sebesar Rp 747,69 miliar, dan dukungan manajemen sebesar Rp 8,96 triliun. Tak hanya itu, Wamentan Sudaryono juga menjelaskan rincian pagu anggaran per unit Eselon I sebagai berikut: 

- Sekretariat Jenderal Kementan: Rp 3,76 triliun;

- Inspektorat Jenderal: Rp 129,71 miliar; 

- Dirjen Tanaman Pangan: Rp 2,91 triliun; 

- Hortikultura Rp 520,98 miliar; 

- Dirjen Perkebunan; Rp 5,99 triliun; 

- Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Rp 1,16 triliun; 

- Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian: Rp 4,41 triliun;

- Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian: Rp 1,51 triliun;  

- Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPPSDMP) Kementan: Rp 4,06 triliun; 

- dan Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian: Rp 15,70 triliun. 

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia