Kamis, 14 Mei 2026

Laka Lantas Mudik 2026 Naik 1,97%, Korlantas: Waspadai Lelah dan Gagal Menyalip

Penulis : Addin Anugrah Siwi
19 Mar 2026 | 18:50 WIB
BAGIKAN
Ipda Hanny Neno saat menyampaikan keterangan pers di Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu, Jakarta, Kamis (19/3/2026). (B-Universe Photo/Addin Anugrah Siwi)
Ipda Hanny Neno saat menyampaikan keterangan pers di Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu, Jakarta, Kamis (19/3/2026). (B-Universe Photo/Addin Anugrah Siwi)

JAKARTA, investor.id – Korlantas Polri melaporkan kenaikan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 1,97% selama masa mudik Lebaran 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski secara kuantitas kejadian meningkat, angka fatalitas atau korban meninggal dunia tercatat mengalami penurunan signifikan sebesar 13,50%.

Berdasarkan data Subdit Dakgar Korlantas Polri periode 13 Maret hingga 19 Maret 2026, tren kenaikan justru terjadi pada sektor luka-luka. Korban luka berat tercatat naik 9,42%, sementara korban luka ringan melonjak hingga 19,63%.

“Untuk kecelakaan lalu lintas, selisih di tahun 2025 dengan 2026 naik 1,97%. Namun, untuk meninggal dunia turun 13,50%. Kalau untuk luka berat naik 9,42% dan luka ringan naik 19,63%,” ujar Ipda Hanny Neno di Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

ADVERTISEMENT

Sepanjang periode tersebut, Korlantas mencatat 22 kecelakaan terjadi di ruas jalan tol di seluruh Indonesia, di antaranya tersebar di wilayah Bogor, Jagorawi, Cimahi, Batang, dan Subang. Neno menyebutkan bahwa faktor manusia, khususnya kelalaian dan kelelahan, masih menjadi pemicu utama kecelakaan di jalur bebas hambatan.

“Karena kelalaian dari pengendara itu, dia kayaknya nyalip, dia nabrak bus yang di belakang. Biasanya kemungkinan kelalaiannya, kemungkinan lelah, bisa jadi. Banyak faktor yang kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi untuk terjadinya kecelakaan,” kata Neno.

Ia menambahkan, untuk kecelakaan di jalan tol, kendaraan yang paling banyak terlibat umumnya kendaraan kecil. Adapun kecelakaan di Batang yang terjadi pada hari itu tidak menimbulkan korban meninggal.

“Kita ngomongin jalan tol ya, itu kebanyakan kemungkinan kendaraan kecil ya, yang di Batang hari ini tidak ada meninggal dunia, hanya luka ringan, luka ringan sebanyak 4,” ujarnya.

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan melaporkan lonjakan mobilitas masyarakat pada periode mudik lebaran 2026. Ketua Posko Harian Angkutan Lebaran Terpadu 2026, Bernadette Endah Sekar Mayashanti, mengungkapkan akumulasi penumpang angkutan umum dari H-8 hingga H-3 mencapai 7.753.476 orang, atau tumbuh 10,95% secara tahunan.

Kenaikan ini merata di seluruh moda transportasi, dengan pertumbuhan tertinggi pada sektor perkeretaapian sebesar 15,25% dan penyeberangan 13,40%. Sementara itu, arus kendaraan yang keluar dari gerbang tol Jakarta pada H-3 juga naik 4,35%.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri kembali mengimbau para pemudik untuk memastikan kondisi fisik dan kelayakan kendaraan tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh demi menekan risiko kecelakaan di sisa masa mudik.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 46 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 57 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia