Endriartono Sutarto Harus Berani Menyatakan Sikap
JAKARTA-Pengamat politik dari CSIS J Kristiadi mengatakan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto jika berminat mengikuti konvensi calon presiden dari Partai Demokrat harus berani menyatakan sikapnya kepada elit Partai NasDem.
"Kalau Pak Endriartono menilai ikut konvensi calon presiden merupakan pilihan lebih baik, maka harus berani menyampaikannya secara langsung kepada Ketua Umum Partai NasDem," kata J Kristiadi ketika dihubungi melalui telepon selulernya di Jakarta, Selasa.
Menurut Kristiadi, Endriartono yang memiliki cukup banyak prestasi selama karir militernya mungkin merasa terpanggil ingin mengabdikan diri membangun bangsa dan negara melalui kepemimpinan nasional.
Peneliti senior Center for Strategic and International Studies (CSIS) ini mengakui kondisi bangsa Indonesia saat ini masih sulit, sehingga membutuhkan figur yang tegas dan memiliki tekad yang kuat untuk membangun bangsa dan negara.
"Jika Pak Endriartono merasa peluangnya untuk tampil sebagai capres melalui Partai NesDem kecil dan menilai kesempatan melalui Partai Demokrat lebih besar, silakan saja mengikuti konvensi. Itu adalah hak politiknya," ucapnya.
Di sisi lain, kata dia, jika aturan di Partai NasDem dan di Partai Demokrat mengatur bahwa peserta konvensi calon presiden harus non-aktif dari jabatannya, hal itu merupakan konsekuensi yang harus diterima.
Menurut dia, Endriartono tidak bisa hanya menunggu kepastian dari elit Partai NasDem, tapi harus berani menyampaikan langsug dengan terus terang keinginannya untuk mengikuti konvensi.
"Dengan berani menyampaikan langsung secara terus terang, ini menunjukkan sikap gentelmen yang akan menjadi nilai tambah bagi Pak Endriartono," ujarnya seperti dikutip Antara.
Kristiadi mengingatkan, pilihan itu sangat sulit tapi harus ditempuh, karena waktu juga terus berjalan.
Pada kesempatan tersebut, Kristiadi juga mengingatkan Partai Demokrat agar tidak "bermain api" dengan memanfaatkan penyelenggaraan konvensi calon presiden untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas.
"Partai Demokrat jangan bermain api, karena konvensi calon presiden ini akan menjadi pertaruhan nama baik partai," tukas Kristiadi.
Menurut dia, jika Partai Demokrat sampai "bermain api" dengan memanfaatkan penyelenggaraan konvensi calon presiden justru akan menurunkan popularitas dan elektabilitasnya, karena publik akan menilainya tidak "fair".
Kristiadi juga mengingatkan agar tidak Partai Demokrat tidak membuat intsruksi yang bisa membatalkan hasil seleksi yang telah dilakukan Komite Konvensi serta hasil survei dari lembaga survei.
Partai Demokrat, kata dia, jangan sampai melakukan hak veto untuk menentukan salah seorang peserta menjadi pemenang.
"Kalau Partai Demokrat berniat baik untuk mencari figur terbaik yang akan diusung sebagai capres, maka Partai Demokrat harus bersikap obyektif terhadap hasil seleksi dan tidak menggunakan hak veto," katanya.(*/hrb)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler

