Sabtu, 4 April 2026

BNN Gandeng Kemhan Cegah Peredaran Narkotika

Penulis : Anis Rifatul Ummah
28 Mar 2014 | 14:39 WIB
BAGIKAN

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk bekerjasama melakukan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika pada prajurit TNI, PNS Kemhan dan seluruh komponen bangsa.

Kesepakatan kerjasama itu tertuang dalam Nota Kesepahaman(MOU) yang ditandatangani Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar di Kantor Kemhan Jakarta, Jumat (28/3).

Menurut Menhan, saat ini kejahatan narkotika sudah menjadi ancaman keselamatan bangsa yang penanganannya memerlukan kerjasama secara terpadu yang melibatkan semua komponen bangsa.

"Kerjasama ini merupakan langkah nyata mencegah dan memerangi kejahatan narkoba serta menyelamatkan prajurit TNI, PNS Kemhan, keluarga, masyarakat dan bangsa dari kejahatan narkoba," kata Menhan.

Menurut Purnomo, ruang lingkup MoU meliputi diseminasi informasi dan advokasi tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat antipenyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika. Selain itu, pelaksanaan sosialisasi program wajib lapor bagi pencandu, korban penyalahgunaan narkotika dan prekursor narkotika, pelaksanaan rehabilitasi di lingkungan Kemhan dan BNN, serta pelaksanaan pemeriksaan tes atau uji narkoba.

Kemhan membawahi 500.000 prajurit TNI dan pegawai negeri sipil (PNS). Oleh karena itu, diharapkan semua staf dan pasukan tidak ada yang terjerumus menggunakan narkoba.

"Indonesia mencanangkan zero narkoba. Kerjasama ini diharapkan menyelamatkan prajurit TNI, PNS Kemhan, keluarga, masyarakat dan bangsa dari kejahatan narkoba," ujar Purnomo.

Kepala BNN Komjen Anang Iskandar mengatakan kesepakatan bersama ini merupakan momentum penting untuk penyelesaian narkoba di Indonesia.

Menurut dia, prevalensi pengguna narkoba terus naik, bahkan telah mencapai empat juta lebih. Adapun, mereka yang bisa direhabilitasi hanya dua ribu. Dengan bisa digunakannya rumah sakit di bawah Kemhan, Anang yakin pecandu yang dapat direhabilitasi bisa ditingkatkan secara signifikan.

"Kalau tidak direhabilitasi, kita akan kehilangan generasi baru. Mereka sekarang cenderung menjadi beban negara. Rumah sakit di bawah Kemhan yang bisa dimanfatkan sebagai tempat rehabilitasi ini sangat membantu kami," kata Anang.

Dalam kesempatan tersebut, kedua institusi juga melakukan penandatangan perjanjian kerjasama pelayanan rehalibitasi di lingkungan Kemhan yang dilakukan Dirjen Kekuatan Pertahanan, Laksda TNI Agus Purwoko dengan Deputi Rehabilitas BNN, Diah Setia Utama.

"Perjanjian kerjasama ini dimaksudkan sebagai landasan dalam menyelenggarakan pelayanan rehabilitasi di lingkungan Kemhan dengan tujuan tercapainya peningkatan program P4GN khususnya di bidang rehabilitasi di lingkungan Kemhan," kata Menhan. (ID/ths/ant)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Finance 19 menit yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 31 menit yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.
Lifestyle 32 menit yang lalu

Vaksinasi Wajib yang Harus Dilengkapi Calon Jamaah Haji

Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 4 April 2026, Cek Rinciannya

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat pada Sabtu, 4 April 2026
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: BBCA Diborong Asing hingga Harga Emas Antam (ANTM) Runtuh

Berita populer dalam 24 jam terakhir, mulai dari BBCA diborong asing hingga harga emas Antam (ANTM) runtuh
Market 3 jam yang lalu

Harga CPO Melejit, Tren Naik Berlanjut

Harga CPO di Bursa Malaysia melejit, lanjutkan tren naik 5 pekan, didorong minyak nabati global dan lonjakan harga energi

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia