Sabtu, 4 April 2026

Forensik: Sidik Jari Syarif Sama dengan Data SIM

Penulis : Antara
18 Apr 2011 | 15:22 WIB
BAGIKAN

JAKARTA - Tim forensik Mabes Polri menemukan persamaan antara sidik jari Muhammad Syarif Astana Garif (32) yang diduga pelaku bom bunuh diri di Cirebon, dengan data pada Surat Ijin Mengemudi (SIM).

"Berdasarkan hasil forensik dan Inavis dari sidik jari dan data SIM ditemukan adanya kesamaan lebih dari 12 titik," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Jakarta, Senin.

Menurut dia, hasil sidik jari diambil dari jasad Syarif yang saat ini masih berada di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati.

Sementara itu, Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri, Brigjen Pol Musaddeq Ishak menambahkan bahwa dalam melakukan identifikasi agak berbeda dengan kasus jasad pelaku teror lain seperti Noordin M Top.

"Pelaku ini adalah baru dan belum ada data pembanding, maka memakan waktu agak lama dan kita menggunakan Scientific Crime Investigation," katanya.

Musaddeq mengatakan ada tiga alat ukur primer dalam pemeriksaan forensik yakni sidik jari, data gigi dan melalui data DNA. "Data gigi sudah diakui oleh keluarganya melalui pemeriksaan DNA dari bapaknya Syarif yakni Abdul Gofur dan ibunya bernama Srimulat," katanya.

Peristiwa bom bunuh diri terjadi menjelang shalat Jumat (15/4) di Mesjid Mapolres Cirebon sekitar pukul 12.30 WIB.

Saat itu pelaku mendekat ke posisi Kapolres Cirebon, AKBP Herukoco yang saat shalat berdiri di baris nomor dua bagian depan.

Pelaku saat melakukan aksinya menggunakan lima lapis celana yang terdiri satu celana dalam, dua celana pendek dan dua celana panjang.

Bom ditaruh pelaku di sebelah kanan perut pelaku, maka saat meledak tersangka tewas dengan bagian perutnya mengalami luka.

Adapun ciri-ciri dari pelaku tersebut adalah seorang laki-laki. Dengan tinggi badan 180 sentimeter, berat badan 70 kilogram, wajah Mongoloid, golongan darah O dan kulit kuning langsat adalah ciri khusus.

Hasil dari forensik lain adalah pada wajah memiliki jenggot, gigi seri sebelah kiri ada yang patah dan dahi kiri ada bekas luka yang sudah sembuh. (gor/ant)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Finance 23 menit yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 35 menit yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.
Lifestyle 36 menit yang lalu

Vaksinasi Wajib yang Harus Dilengkapi Calon Jamaah Haji

Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 4 April 2026, Cek Rinciannya

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat pada Sabtu, 4 April 2026
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: BBCA Diborong Asing hingga Harga Emas Antam (ANTM) Runtuh

Berita populer dalam 24 jam terakhir, mulai dari BBCA diborong asing hingga harga emas Antam (ANTM) runtuh
Market 3 jam yang lalu

Harga CPO Melejit, Tren Naik Berlanjut

Harga CPO di Bursa Malaysia melejit, lanjutkan tren naik 5 pekan, didorong minyak nabati global dan lonjakan harga energi

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia