Kamis, 14 Mei 2026

Chris John Lanjutkan Latihan di Bali

Penulis : Antara
14 Mar 2011 | 13:16 WIB
BAGIKAN

SEMARANG-Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, melanjutkan latihan di Bali untuk persiapan menghadapi penantangnya, Daud "Cino" Jordan di Hall D Kemayoran, Jakarta, 17 April 2011.

Promotor pertarungan kedua petinju, Raja Sapta Oktohari di Semarang, Senin (14/3), mengatakan, Chris John bakal berlatih di Sasana Mirah Boxing Camp pimpinan Zaenal Thayeb (mantan promotornya).

"Pekan depan Chris John sudah datang ke Bali bersama pelatihnya, Craig Christian. Mereka berlatih di sana hingga menjelang pertarungan di Jakarta mendatang," kata Oktohari yang mencalonkan diri menjadi ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode mendatang.

Petinju dengan julukan The Dragon tersebut sudah sejak Rabu (9/2) menjalani latihan di Sasana Herry`s Gym di Perth, Australia. Saat ini sedang fokus berlatih dengan empat mitra tanding.

Mereka adalah Williem Kickket, Ben Rabah, dan Mat Gariel (Australi), serta Yuandale Evans (Amerika Serikat).

Ketika ditanya kenapa pilihan lawan Chris John adalah petinju asal Kalimantan Barat (Daud Cino Jordan) dan bukan petinju Kuba, Yuriorkis Gamboa, dia mengatakan, ini merupakan bagian dari strategi.

Menurut dia, kalau bertemu pemegang gelar juara dunia (Gamboa) maka peluang Chris John adalah 50:50, artinya kalau kalah maka gelarnya akan jatuh ke tangan petinju Kuba.

Tetapi, kata dia, kalau melawan Daud Jordan maka siapapun pemenangnya maka gelar tetap menjadi milik petinju Indonesia.

Pertarungan melawan Daud Jordan merupakan pertarungan ke-14 bagi Chris John dalam rangka mempertahankan gelarnya sejak merebutnya dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon di Bali, Oktober 2003 melalui pertarungan ad-interim.

Pertarungan terakhir yang dijalani petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jateng, adalah saat menang dengan angka mutlak atas petinju Argentina, Fernando Saucedo di Jakarta, 5 Desember 2010.

Pada pertarungan tersebut juga dipromotori oleh Raja Sapta Oktohari.

Menyinggung soal harga tiket saat pertarungan Chris John melawan Jordan, dia mengatakan, tiket akan dijual dengan harga yang bisa dijangkau masyarakat.

"Saya akan jual dengan harga antara Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per lembar," katanya. (ant/hrb)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 37 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 48 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia