Saham CDIA Mulai Dilahap Lagi, Harga Bisa Segini
JAKARTA, investor.id – Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melompat 5,47% ke Rp 1.060 pada perdagangan Selasa (12/5/2026) kemarin. Saham CDIA kembali dilahap oleh investor asing.
Sebanyak 110,59 juta saham Chandra Daya Investasi diperdagangkan, frekuensi 18.833 kali, dan nilai transaksi Rp 113,63 miliar. Investor asing membukukan net buy di saham ini Rp 4,97 miliar.
Itu terjadi setelah sempat asing net sell tipis Rp 748,18 juta di 11 Mei. Tapi sebelumnya, pada 7 dan 8 Mei, saham CDIA mencetak net buy asing masing-masing Rp 13,48 miliar dan Rp 2,15 miliar.
Baca Juga:
Ramalan Nasib Saham BRPTSaham emiten konglomerat Prajogo Pangestu berbalik arah setelah usai selalu ditutup di zona merah pada 6 sampai dengan 11 Mei.
Sementara itu, Phintraco Sekuritas menjadikan saham CDIA sebagai salah satu saham pilihan untuk perdagangan Kamis (13/5/2026).
Broker efek tersebut melihat saham CDIA sedang konsolidasi dan merekomendasikan trading buy dengan titik masuk di kisaran 1.050 dan target harga 1.190. Sell on strength pada 1.230. Stoploss di bawah 970.
Baca Juga:
Sinyal Penting Saham BBRISebelumnya diberitakan, emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mengakuisisi 57,5% saham PT ELPI Trans Cargo dari PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) pada 8 Mei 2026. Akuisisi tersebut dilakukan CDIA melalui anak usahanya, yakni PT Chandra Shipping International.
Baca Juga:
MARK Tebar Dividen Tunai, Cek JadwalnyaPT ELPI Trans Cargo (ETC) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang non offshore, khususnya jasa pengangkutan logistik dan kargo, dengan mengutamakan armada tug & barge dan bulk carrier.
“Pada 8 Mei 2026, perseroan mengalihkan sebanyak 17.250 saham ELPI Trans Cargo kepada Chandra Shipping International, dengan total nilai nominal saham yang dialihkan sebesar Rp17,25 miliar,” kata Corporate Secretary ELPI Wawan Heri Purnomo dalam laporan resminya kepada otoritas bursa, Senin (11/5/2026).
Dengan dilaksanakannya transaksi tersebut, Wawan melanjutkan, pengendalian atas ELPI Trans Cargo (ETC) telah beralih kepada Chandra Shipping International. Sehingga, ELPI Trans Cargo tidak lagi menjadi entitas anak terkonsolidasi Pelayaran Ekalya efektif sejak tanggal 8 Mei 2026.
Wawan mengaku, penjualan kepemilikan saham di ELPI Trans Cargo tersebut akan memberikan dukungan terhadap kelangsungan usaha ETC, khususnya dalam pengembangan bisnis di sektor jasa offshore.
Baca Juga:
BEI Pantau Telkom (TLKM)“Transaksi ini tidak memberikan dampak terhadap kegiatan operasional perseroan, dan kegiatan usaha perseroan tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya,” kata dia.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler






