Sabtu, 4 April 2026

PIS Sudah Punya 97 Armada Kapal

Penulis : Leonard AL Cahyoputra
16 Okt 2023 | 21:48 WIB
BAGIKAN
Total kapal milik PIS saat ini berjumlah sebanyak 97 kapal dan ditargetkan mempunyai 130 armada kapal tanker hingga 2025. (Foto: Dok PIS)
Total kapal milik PIS saat ini berjumlah sebanyak 97 kapal dan ditargetkan mempunyai 130 armada kapal tanker hingga 2025. (Foto: Dok PIS)

JAKARTA, Investor.id -PT Pertamina International Shipping (PIS) terus menambah armada kapal tanker secara agresif selama 4 tahun terakhir. Total kapal milik PIS saat ini berjumlah sebanyak 97 kapal dan ditargetkan mempunyai 130 armada kapal tanker hingga 2025.

Corporate Secretary PIS Muh Aryomekka Firdaus menerangkan, penambahan armada kapal tanker dilakukan untuk memperkuat distribusi energi dan ketahanan energi nasional, sekaligus ekspansi perusahaan di pasar global untuk market non captive. Dia menambahkan, PIS mencatat penambahan sebanyak 11 armada kapal tanker sejak 2019 hingga September 2023. Dari 11 armada kapal tersebut, dua di antaranya adalah kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina Pride dan Pertamina Prime yang dibangun secara mandiri dan peresmiannya disaksikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada awal 2021 lalu.
“Kedua kapal VLCC tersebut juga masuk dalam daftar kapal terbesar dunia, yang sejak beroperasi di 2021 telah berlayar di beberapa negara di dunia,” ucap Aryomekka dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (16/10/2023).

Selain 2 kapal VLCC Pertamina Pride dan Pertamina Prime, di awal 2023 PIS juga menambah deretan kapal raksasanya dengan akuisisi kapal Very Large Gas Carrier (VLGC) Pertamina Gas Amaryllis yang merupakan kapal gas ramah lingkungan terbesar dunia. “Kapal Pertamina Gas Amaryllis merupakan kapal tanker dual fuel yang pertama dimiliki Indonesia, dan merupakan wujud komitmen PIS dalam mendukung program transisi energi pemerintah,” kata dia.

Advertisement

Penambahan armada kapal tanker ini, kata Aryomekka, selain merupakan kontribusi PIS bagi pertumbuhan Pertamina Group juga sejalan dengan amanat Menteri BUMN Erick Thohir untuk Go Global. Di mana armada-armada baru PIS juga didorong bisa memenuhi standar internasional untuk bisa berlayar di mancanegara. Mengingat, saat ini kapal-kapal PIS tercatat telah berlayar di 26 rute internasional.

"Indonesia yang go global menjadi visi dan inisiatif BUMN. Kami percaya BUMN punya potensi untuk tumbuh dalam lanskap bisnis internasional dan berkontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia," tutur Menteri Erick, beberapa waktu lalu.

Adapun rincian penambahan armada kapal PIS sejak 2019 adalah sebagai berikut.

Kapal VLCC : Pertamina Pride dan Pertamina Prime (2021)
Kapal VLGC: Pertamina Gas Amaryllis (2023)
Kapal Medium Tanker/MT: MT Pangalengan (2019), MT Panjang (2019), MT Pangrango (2019), PIS Precious (2019), PIS Sumatera (2023)
Small Gas Carrier: Gas Antasena (2023), PIS Prolific (2023)
Small Chemical Tanker : PIS Mahakam (2023)

Kapal-kapal yang dioperasikan PIS bermacam-macam mulai dari kapal pengangkut minyak, gas, hingga petrokimia. Penambahan kapal ke depan rencananya akan mencakup beberapa kapal yang berteknologi dual fuel mengombinasikan bahan bakar minyak dan gas, hingga kapal LNG.

Sebagai Sub Holding Integrated Marine Logistics dari PT Pertamina (Persero), PIS terus menorehkan sejumlah prestasi. Dari sisi kinerja, sampai dengan semester I 2023, PIS mencetak laba sebesar US$ 138,5 juta atau naik 93% dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar US$ 71,7 juta, di mana didalamnya juga terdapat pertumbuhan Non Captive Market dari 15,7% menjadi 22,8%.

Pertumbuhan laba ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah PIS. Sementara, dari sisi operasional terdapat optimalisasi rantai pasokan komoditas sukses mengoptimalkan tonase dan pengurangan konsumsi bunker, yang berujung pada efisiensi, dan juga tidak lepas dari dukungan Pertamina Group.

Editor: Leonard

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 25 menit yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.
Finance 49 menit yang lalu

Bank Mantap Dukung Taspen Tingkatkan Kualitas Hunian Masyarakat

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mendukung langkah PT Taspen (Persero) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

PLN Icon Plus Cegah Stunting melalui Kolaborasi Posyandu di Srondol Wetan

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) cegah stunting.
Lifestyle 1 jam yang lalu

Vaksinasi Wajib yang Harus Dilengkapi Calon Jamaah Haji

Berdasarkan regulasi terbaru penyelenggaraan haji 2026 dari Kementerian Kesehatan, terdapat vaksin yang wajib dipenuhi oleh calon jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Sabtu 4 April 2026, Cek Rinciannya

Berikut adalah daftar harga emas perhiasan dalam berbagai kadar karat pada Sabtu, 4 April 2026
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: BBCA Diborong Asing hingga Harga Emas Antam (ANTM) Runtuh

Berita populer dalam 24 jam terakhir, mulai dari BBCA diborong asing hingga harga emas Antam (ANTM) runtuh

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia