Jumat, 15 Mei 2026

Sukses dari Kampung Halaman, Lia Nuryanah Saksikan #ProduktifdiNegeriSendiri

Penulis : Muhammad Firman
21 Feb 2025 | 17:32 WIB
BAGIKAN
Sosok Lia Nuryanah (kanan) yang sukses #Produktifdinegerisendiri. (Foto: Instagram/ @lia_nuryanah13)
Sosok Lia Nuryanah (kanan) yang sukses #Produktifdinegerisendiri. (Foto: Instagram/ @lia_nuryanah13)

Keputusannya untuk maju dalam pemilihan hanya membutuhkan waktu satu tahun pertimbangan. Dengan latar belakang aktif berorganisasi sejak kecil serta pengalaman bertani, ia merasa siap memimpin desa. Sebagai putri mantan Lurah Cikondang, Cahidi, bakat kepemimpinan sudah mengalir dalam dirinya.

“Saya bisa lebih mudah menentukan kebijakan desa, terutama dalam mengembangkan pertanian dan perkebunan. Apalagi, iklim di sini sangat mendukung,” tutur alumni SMAN 3 Kuningan angkatan 2012 ini.

Program Inovatif untuk Desa

Sebagai kepala desa, Lia merancang berbagai program unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya adalah mengajak warga bercocok tanam, baik dalam skala kecil dengan polybag di pekarangan rumah maupun dalam skala besar.

ADVERTISEMENT

“Kemenangan ini adalah amanah besar. Saya bersyukur atas kepercayaan masyarakat, yang menjadi motivasi dalam kepemimpinan saya,” kata dia.

Program unggulannya mencakup Cikondang Caang (Caang Kebun), yaitu upaya memperindah desa dengan berbagai tanaman. Program ini lahir karena banyak lahan subur yang kurang produktif akibat hama.

Selain itu, ia mendorong setiap rukun tetangga (RT) memiliki produk unggulan. Pengembangan wisata edukasi berbasis agrowisata serta optimalisasi pelayanan air bersih juga menjadi prioritasnya.

“Kami ingin menggali potensi desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Banyak peluang yang bisa dimanfaatkan di sini,” ucap Lia.

Inovasi di Dunia Pertanian

Lia juga sukses mengembangkan wisata edukasi berbasis pertanian. Salah satu inovasinya adalah pemanfaatan singkong sebagai pangan alternatif. Ia menciptakan Gucaksi (gula cair dari kulit singkong rendah kalori), yang sekaligus mengurangi limbah dari pengolahan singkong.

“Kami memberikan pelatihan dan menerima kunjungan sebagai bagian dari edukasi Gucaksi. Selain itu, kami mendirikan Saung Cassava sebagai wadah pengolahan produk berbasis singkong. Di sini, kami mendampingi dari produksi hingga pemasaran. Bumdes juga berperan dalam menampung hasil panen,” terangnya.

Perjalanan karier Lia Nuryanah menjadi salah satu bukti #Produktifdinegerisendiri dapat membuahkan hasil. Kisahnya menunjukkan kaum muda bisa menjadi agen perubahan yang membawa harapan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia