Kamis, 14 Mei 2026

Rp7,6 Miliar Pengembangan Perkebunan di Bali

Penulis : Antara
7 Apr 2012 | 11:27 WIB
BAGIKAN

DENPASAR- Kementerian Pertanian mengalokasikan dana untuk perkembangan perkebunan di Bali pada 2012 sebesar Rp7,6 miliar.

"Jumlah dana yang diperoleh itu menurun jauh dibandingkan 2011, yakni sebesar Rp19,8 miliar," kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Bali I Dewa Made Buana, di Denpasar, Sabtu (7/4).

Dia mengatakan, meski menurun namun pihaknya berusaha memanfaatkannya dengan baik sehingga dapat meraih hasil yang maksimal.

Untuk pengembangan perkebunan, tambah Dewa Buana, selain memperoleh dana dari pusat, pihaknya juga mendapatkan kucuran anggaran Rp7 miliar yang berasal dari APBD.

"Seluruh dana yang diperoleh itu akan digunakan untuk pemeliharaan kebun induk kopi arabika seluas dua hektare di Desa Kerta, Kabupaten Gianyar," ujarnya.

Dewa Buana menjelaskan, selain itu digunakan untuk intensifikasi kebun kakau seluas 300 hektare di Kabupaten Jembrana dan Tabanan.

Ditambah, lanjut dia, dimanfaatkan pula untuk pengembangan perkebunan kapas seluas 200 hektare di Kabupaten Buleleng dan 300 hektare berada dalam wilayah Kabupaten Karangasem.

Buana menambahkan, ada juga dana digunakan untuk pengembangan tanaman nilam di beberapa wilayah serta peremajaan kebun kelapan seluas 500 hektare.

"Kami juga berencana memperluas kebun jambu mente di Kubu, Karangasem seluas 400 hektare. Kami berharap dengan alokasi dana itu perkebunan di Pulau Dewata semakin maju," ucapnya.(ant/hrb)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 28 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia