Kamis, 14 Mei 2026

Progres Proyek Bandara Internasional Yogyakarta Capai 90%

Penulis : Thresa Sandra Desfika
11 Des 2019 | 16:28 WIB
BAGIKAN
Foto dari atas udara Yogyakarta International Airport (YIA) atau Bandara Kulonprogo di Kulonprogo, Yogyakarta. Foto: IST
Foto dari atas udara Yogyakarta International Airport (YIA) atau Bandara Kulonprogo di Kulonprogo, Yogyakarta. Foto: IST

JAKARTA, investor.id - PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) mencatat progres pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kulonprogo, Yogyakarta sudah mencapai 90% per 8 Desember 2019. Bandara tersebut ditargetkan beroperasi penuh mulai Maret 2020.

Direktur Utama AP I Faik Fahmi menyampaikan, pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta hampir tuntas. Saat ini fokus pekerjaan meliputi penyelesaian pekerjaan interior terminal penumpang dan jalan layang menuju area keberangkatan lantai 3.

"Kami menargetkan bandara ini dapat beroperasi secara penuh pada Maret 2020 dan memindahkan seluruh penerbangan domestik dan internasional dari Bandara Adisutjipto ke YIA," ungkap Faik dalam keterangannya, Rabu (11/12).

Faik mengungkapkan, YIA telah melayani 13 rute untuk penerbangan domestik, yaitu Denpasar, Cengkareng, Halim Perdanakusumah, Banjarmasin, Palembang, Palangkaraya, Samarinda, Makassar, Medan, Tarakan, Balikpapan, Batam, dan Pontianak. Rute-rute tersebut dilayani oleh maskapai Lion Air, Garuda Indonesia, Citilink, dan Batik Air.

ADVERTISEMENT

"Pemindahan seluruh rute domestik dan internasional dari Bandara Adisutjipto ke YIA ditargetkan dilaksanakan pada akhir Maret 2020," ungkap Faik Fahmi.

Proses tersebut, sambung Faik, akan melibatkan banyak pemangku kepentingan sehingga serentak atau tidaknya pemindahan penerbangan juga bergantung pada kesiapan masing-masing maskapai.

Faik menjelaskan, YIA merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang diamanatkan oleh pemerintah kepada AP I. YIA mendesak untuk dibangun mengingat Bandara Adisutjipto yang ada saat ini sudah dalam kondisi lack of capacity.

Setelah pembangunan tahap I selesai di awal 2020, YIA akan memiliki terminal penumpang tiga lantai seluas 219.000 meter persegi (m2) berkapasitas 20 juta penumpang per tahun. Bandara ini memiliki landas pacu sepanjang 3.250 x 45 meter. Spesifikasi landasan ini mampu didarati pesawat berbadan besar seperti Boeing 777-300 dan Airbus A380.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 21 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 53 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia