Kamis, 14 Mei 2026

Tergerus Aliran Sungai, Jembatan Gantung Sukadana akan Dibongkar

Penulis : Investor Daily
13 Apr 2020 | 23:08 WIB
BAGIKAN
Jembatan Gantung Sukadana di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat yang tergerus aliran sungai. Foto: PUPR
Jembatan Gantung Sukadana di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat yang tergerus aliran sungai. Foto: PUPR

JAKARTA, investor.id - Jembatan Gantung Sukadana di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat yang tergerus aliran sungai deras saat banjir Kamis (9/4) lalu akan dibongkar. Hal tersebut dilakukan agar aset tidak rusak parah.

"Tim Kementerian PUPR sudah meninjau langsung ke lapangan untuk mempersiapkan pembongkaran Jembatan Sukadana supaya kondisi aset tidak semakin rusak," kata Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI Jakarta Ditjen Bina Marga, Hari Suko Setiono dalam pernyataan resminya, Senin (13/4).

Diperkirakan, proses rekonstruksi akan selesai dalam 4 bulan. Dan selama masa rekonstruksi, jalan akses keluar masuk Desa Sukadana hanya dapat dilalui orang dan kendaraan roda dua.

Tergerus Aliran Sungai, Jembatan Gantung Sukadana akan Dibongkar
Jembatan Gantung Sukadana di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat yang tergerus aliran sungai. Foto: PUPR

Hari menambahkan, pihaknya juga akan membuat rencana penanganan baik terhadap daerah aliran air sungai, bangunan pengaman, maupun rekonstruksi jembatan gantung.

ADVERTISEMENT

Secara permanen, dia menyatakan penanganan akan dilakukan BBPJN VI Jakarta agar jembatan dapat berfungsi kembali sebagai penguhubung Desa Patapan dan Desa Loji yang menjadi akses antara Kabupaten Indramayu dengan Kuningan dan Kabupaten Cirebon.

Keberadaan jembatan gantung sangat penting untuk menggerakkan sektor rill dan mempertahankan daya beli masyarakat di sana, serta mengurangi pengangguran di tengah ketidakpastian perekonomian global akibat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Perihal konstruksi, dia menjabarkan Jembatan Sukadana merupakan jembatan gantung simetris dengan panjang bentang 120 meter. Pondasinya menggunakan desain sumuran tunggal berdiameter 3,5 meter dengan kedalaman 6 meter.

Tergerus Aliran Sungai, Jembatan Gantung Sukadana akan Dibongkar
Jembatan Gantung Sukadana di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat yang tergerus aliran sungai. Foto: PUPR

Berdasarkan desain, posisi pangkal jembatan ditempatkan sesuai standar sehingga berjarak paling sedikit 10 meter dari bibir sungai. Hujan lebat yang terus mengguyur wilayah utara Jawa Barat sejak awal April kemarin, mengakibatkan naiknya volume aliran Sungai Cibatu.

Alhasil, perubahan pola aliran sungai tersebut kemudiam menggerus pangkal jembatan pada struktur pondasi. Buntutnya, pada 9 April 2020, sekitar pukul 16.00 WIB, pondasi jembatan pun tergerus aliran sungai, sehingga konstruksi jembatan runtuh. Insiden ini menyebabkan satu warga terluka dan tidak ada korban jiwa. Bahkan akses utama menuju desa terdekat, tertutup akibat tanah longsor.

Pemerintah Daerah kata Hari, saat ini sedang mempersiapkan jalur alternatif untuk mendukung kegiatan masyarakat sehari-hari selama proses perbaikan. Selain menjadi akses penghubung antar desa, jembatan gantung juga berpotensi menggerakkan ekonomi lokal seperti pertanian dan UMKM. (c01) 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 17 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 46 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia