Selain Tol, Jokowi Bangun Infrastruktur Telekomunikasi hingga Energi
29 Sep 2022 | 13:16 WIB
JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama delapan tahun kepemimpinannya tergolong gencar membangun infrastruktur di Tanah Air, sebagian besar di luar Pulau Jawa. Selain jalan tol, Jokowi juga membangun infrastruktur di sektor transportasi seperti bandara dan pelabuhan, serta infrastruktur telekomunikasi, energi, hingga pertanian seperti bendungan.
“Apa yang bisa kita lihat dari prestasi pemerintah sekarang adalah pembangunan infrastruktur sangat massif dan merata di beberapa wilayah Indonesia. Jokowi berkomitmen membangun infrastruktur sejak awal kepemimpinannya, dan itu menjadi agenda kebangsaan sejak awal periode kepemimpinannya,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Andira Reoputra di Surabaya, Rabu (28/9/2022).
Pemerintah juga sudah memastikan bahwa infrastruktur yang dibangun harus dapat menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, kawasan wisata, serta dapat mendongkrak lapangan kerja baru. Hal ini sudah tertuang dalam pidato pelantikan Presiden Jokowi periode kedua tahun 2019.
Tahun 2022 dan ke depan, pemerintah juga konsisten mendorong pembangunan infrastruktur. “Infrastruktur penting terhadap agenda bangsa ke depan, untuk kemajuan Indonesia. Pemerintah hari ini membawa konsistensi kemajuan di bidang infrastruktur yang sudah sesuai target dalam delapan tahun pemerintahan Presiden Jokowi, yang mampu mempertahankan dan mengembangakan agenda pembangunan infrastruktur,” tandas Andira.
Di sektor telekomunikasi, Pemerintahan Jokowi juga terus berupaya memperluas jangkauan internet hingga ke seluruh wilayah di Indonesia. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Widodo Muktiyo mengungkapkan baru-baru ini, sebagian besar atau 85% dari total desa di Nusantara sudah terjangkau infrastruktur internet. “Di Indonesia ada 83.218 desa atau kelurahan. Masih ada 12.548 desa/kelurahan yang belum ada infrastruktur 4G,” paparnya.
Dengan melihat hasil dari realisasi dan target infrastruktur yang ada, lanjut dia, pada tahun kedelapan era pemerintahan Jokowi, manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat. Pembangunan ini berdampak menciptakan lapangan kerja, menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, dan memperbaiki jaringan logistik.
Sementara itu, terkait jalan tol, telah dibangun sepanjang 1.700 km selama kepemimpinan Presiden Jokowi. Termasuk, 508 km yang belum diselesaikan dan yang mangkrak di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Tol yang dibangun Jokowi 2,1 kali lebih panjang dibandingkan tol yang dibangun periode sebelumnya, terhitung sejak era Presiden Soeharto. Dibanding era SBY, tol yang dibangun Jokowi 8,7 kali lebih panjang.
Pada periode yang sama, Jokowi juga merampungkan pembangunan 30 waduk, 18 pelabuhan, 21 bandara, dan sejumlah marina. Akselerasi pembangunan infrastruktur ditopang oleh keberanian Presiden meningkatkan dana alokasi untuk infrastruktur selama delapan APBN terakhir. Pembangunan infrastruktur era Jokowi tergolong sangat masif dan sebagian besar di luar Jawa.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler






