Jumat, 15 Mei 2026

Gubernur BI Ajak Tatap Perekonomian 2023 dengan ‘KIS’

Penulis : Nasori
2 Jan 2023 | 21:14 WIB
BAGIKAN
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat memberikan paparan pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2022 yang digelar secara hybrid di Jakarta (30/11/2022). (Sumber: Bank Indonesia)
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat memberikan paparan pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2022 yang digelar secara hybrid di Jakarta (30/11/2022). (Sumber: Bank Indonesia)

JAKARTA, investor.id – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimistis perekonomian Indonesia tahun ini akan makin pulih melalui penerapan tiga kata kunci yaitu konsistensi, inovasi, dan sinergi atau di singkat KIS. Penerapan tiga kata kunci itu pula yang dinilai telah ikut menyelamatkan Indonesia dari krisis multidimensi dalam tiga tahun terakhir setelah merebaknya pandemi Covid-19.

“Mari kita tumbuhkan optimisme. Sesulit apapun (masalah) yang akan kita hadapi, insyaallah, bersama ekonomi kita akan semakin pulih dan bangkit. Apa kuncinya, yang kita pelajari dari tiga tahun terakhir, yang kami sering sebut—karena ini tahun baru—supaya agak mesra dengan singkatan KIS,” ujar Perry dalam acara Silaturahmi Tahun Baru 2023 di Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta, Senin (02/01/2023).

Ia mengungkapkan, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bisa mencapai 5%, inflasi umum yang tahun 2022 di level 5,51% diprediksi kembali ke level sekitar 3%, sedangkan kredit perbankan bisa tumbuh 10-11%. “Dan insyaallah konsumsi dan investasi juga meningkat,” kata Perry menambahkan.

Ia menjelaskan, terkait kata kunci ‘konsistensi’, semua pihak harus berupaya melakukan yang terbaik terhadap hal-hal yang ia yakini. “If you believe in something, do you best. Believe in something do you best. Demikian juga Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati), saya yakin juga do her best. Demikian juga Pak Mahendra (ketua dewan komisioner OJK) do his best, dan Pak Purbaya (ketua dewan komisioner LPS) juga do his best,” papa Perry.

ADVERTISEMENT

Soal kata kunci kedua yaitu ‘inovasi’, ia menyebutkan, dalam situasi penuh gejolak seseorang tidak hanya harus konsisten dengan konsepsi-konsepsi pemikiran, tapi juga harus mencari terobosan. “Kita menggunakan konsepsi, tapi kondisi di lapangan memerlukan terobosan-terobosan yang unorthodox, apapun masalah,” ucap Perry.

Menurut dia, Presiden Joko Widodo juga selalu mengingat bahwa hal-hal yang pakem memang diperlukan, tapi dalam dunia yang penuh gejolak seperti saat ini, pakem, konsepsi, atau teori belum tentu bisa dilakukan. “Inovasi, kreativiti, terobosan atas sejumlah tantangan. Kalau ada masalah, let's solve the problem,” tutur Perry.

Sedangkan terkait kata kunci yang ketiga yaitu ‘sinergi’, menurut Perry, hal itu menyangkut koordinasi, kolaborasi, dan gotong-royong dalam menghadapi masalah bersama seperti pandemi. “The power of together, sinergi, koordinasi, kolaborasi, kerja sama gotong-royong, guyup rukun. Itulah yang nomor tiga sinergi,” tegas dia.

Perry mengaku, selama setahun terakhir, terlebih tiga tahun terakhir, dirinya tidak pernah membayangkan bangsa Indonesia bisa terhindarkan dari krisis yang dipicu oleh Covid-19. “Krisis yang tidak pernah kita alami sebelumnya, krisis kesehatan, krisis kemanusiaan, krisis ekonomi, krisis moneter, krisis keuangan, dan tentu saja krisis sosial,” papar dia.

Namun, dengan tiga kata kunci tadi, menurut Perry, Indonesia bisa terbebas dari krisis multidomensi. Ia pun berharap, tiga kata kunci yang sama bisa membawa optimisme pada tahun 2023, harapan dan juga kemajuan bagi ekonomi bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia.

Editor: Nasori

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 42 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 44 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia