Pengembang Perkantoran Tetap Bertahan di Bawah Tekanan
Proyek Baru
Ferry mengatakan, sepanjang tahun 2023 akan ada tambahan sekitar 340.000 m2, sehingga total pasok ruang kantor di CBD Jakarta akan mencapai 7,4 juta m2 pada akhir 2023. “Kini, di seluruh Jakarta ruang kantor yang tersedia seluas 11,4 juta m2. Ini lumayan tinggi,” papar dia.
Tahun 2023, tegasnya, menjadi cukup menantang untuk industri perkantoran karena tambahan (supply) jumlahnya cukup tinggi, padahal tahun lalu cenderung flat. “Sekalipun demikian, tahun 2023 seharusnya menjadi momentum untuk mulai bergerak, walau belum tinggi,” tukas Ferry. Dia menambahkan, pada 2024, kondisi bisnis ruang perkantoran bisa lebih baik lagi karena supply-nya tidak terlalu banyak.
Mengutip data Colliers International Indonesia, sepanjang 2023-2025 terdapat 11 proyek gedung perkantoran yang masuk ke Jakarta. Ke-11 proyek itu berkapasitas 504.412 m2 dan tersebar di CBD dan non-CBD Jakarta.
Proyek itu di antaranya adalah The Sima yang terletak di luar CBD Jakarta dengan kapasitas 59.169 m2. Lalu, Luminary Tower di CBD Jakarta berkapasitas 40.565 m2. Selain itu, Menara Jakarta Office Tower di luar CBD Jakarta dengan kapasitas 90 ribu m2. “Total pasok di luar CBD diperkirakan tumbuh 2.5% per tahun selama periode 2023-2025,” ujar Ferry.
Terkait dukungan infrastruktur transportasi dalam bisnis ruang perkantoran, Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti Tbk (ACP) Rizkan Firman, pernah mengatakan, dampaknya cukup signifikan terhadap gedung perkantoran.
Dia mencontohkan, salah satu proyek ACP yang terkoneksi langsung dengan LRT Jabodebek yaitu LRT City MTH dengan gedungnya yaitu MTH 27 Office Suites di salah satu CBD utama Jakarta yaitu Jalan MT Haryono. MTH 27 Office Suites merupakan gedung perkantoran 16 lantai yang memiliki skybridge sepanjang 17 meter untuk menghubungkan area komersial LRT City MTH dengan Stasiun LRT Ciliwung yang berpotensi mendatangkan traffic sekitar ribuan orang setiap harinya.
“Saat ini, seluruh lantai kantor pada gedung MTH 27 Office Suites telah fully occupied oleh PT Adhi Karya dengan area komersial yang dikhususkan untuk penyewa segmen Food & Beverages. Adanya skybridge yang terhubung dengan area komersial MTH 27 Office Suites menjadikan area ini banyak diminati oleh calon tenant untuk mengembangkan usahanya,” ujar Rizkan.
Hal itu terbukti dengan beberapa tenant yang sudah masuk maupun akan segera masuk dalam waktu dekat, di antaranya adalah Elarte Sport Cafe, Roti Boy, Indomaret Point, dan segera menyusul Trickburger dan Ketjap Bistro.
Dalam kaca mata Ferry, properti yang terintegrasi dengan moda transportasi publik seperti MRT dan LRT dapat menarik calon pembeli terhadap proyek-proyek transit oriented development (TOD).
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler


