Jumat, 15 Mei 2026

Pemerintah Anggarkan Rp 12 Triliun untuk Pembangunan dan Revitalisasi Irigasi

Penulis : Muhammad Farhan
31 Des 2024 | 15:32 WIB
BAGIKAN
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman

JAKARTA, investor.id – Pemerintah menyetujui peningkatan anggaran untuk sektor pertanian. Hal ini bertujuan untuk mendukung percepatan kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam program swasembada pangan.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menuturkan, melalui Inpres, pemerintah mendukung perbaikan sistem irigasi nasional. Karena itu, Mentan penghargaan luar biasa kepada Presiden Prabowo yang telah meneken kebijakan krusial tersebut untuk pembangunan dan revitaliasi infrastruktur irigasi.

“Bapak Presiden setujui irigasi tersier, primer, dan sekunder untuk 2 juta hektare bersama Kementerian PU, anggarannya Rp12 triliun untuk seluruh Indonesia,” ungkap Amran dalam keterangan resminya, Selasa (31/12/2024).

ADVERTISEMENT

Amran menuturkan pembenahan sistem irigasi nasional ini, menjadi tanggung jawab seluruh pemerintah di setiap tingkatannya. Baik pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota, lanjut Amran, dapat membenahi sistem irigasi secara bersama-sama.

"Kabupaten bisa melaksanakan, Provinsi bisa melaksanakan, Pusat juga bisa melaksanakan, sehingga kita betul-betul produktif," terang Amran. 

Sebelumnya, Amran menyebutkan pembenahan sistem irigasi akan dilakukan mulai awal tahun 2025, difokuskan di Pulau Jawa terlebih dahulu.  Amran mengatakan sistem irigasi ini ditujukan untuk daerah dataran tinggi (upland) di Pulau Jawa, sekaligus melangsungkan normalisasi irigasi di sana.

Hal ini disampaikan Amran selepas menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) dengan TNI Angkatan Darat dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Rakor tersebut dilakukan demi pembahasan irigasi nasional guna memastikan optimalisasi lahan (oplah) swasembada pangan.

"Jawa untuk upland dan normalisasi Pulau Jawa dulu. Karena produksi kita 50 sampai 60% dari Pulau Jawa. Normalisasi irigasi," jelas Mentan Amran saat jumpa pers di kantor Kementan, Senin (30/12/2024).

Di sisi lain, Amran mengungkapkan, proyek kolaborasi sistem irigasi yang dilakukan di luar pulau Jawa, akan difokuskan pada optimalisasi lahan (oplah). Oplah yang dimaksud yaitu lahan tanam berupa rawa, namun ditingkatkan kembali produksi panen dari sebelumnya.

"Kemudian luar Jawa adalah kita fokus pada oplah, optimalisasi lahan, Yaitu daerah rawa yang dulu tanam 1 kali menjadi 3 kali. Jawa yang dulu tanam 2 kali menjadi 3 kali. Nah itu fokusnya," jelas Amran.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 28 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 38 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia