Minim Pemahaman, UMKM Kesulitan Urus Pajak dan Pembukuan
JAKARTA, investor.id - Banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia menghadapi kesulitan dalam mengelola pembukuan dan perpajakan. Minimnya pemahaman mengenai standar akuntansi serta kompleksitas regulasi perpajakan kerap membuat UMKM kesulitan.
Direktur PT Solusi Usaha Adijaya Adi Putra Rizkillah menjelaskan, Tak jarang para pelaku usaha menganggap bahwa pembukuan dan pajak tidak begitu penting dalam menjalankan usaha, belum paham soal standar pembukuan keuangan sesuai Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), apalagi urusan perpajakan usaha.
“Padahal pembukuan dan pajak memiliki peran sentral dalam mengelola keuangan, mengembangkan bisnis dan meminimalisir resiko kehilangan aset, uang dan kecurangan akibat dari ketidaktahuan soal pembukuan dan perpajakan,” ungkapnya dalam keterangan pers, Kamis (20/3/2025).
Tidak hanya itu, lanjutnya, kesulitan dalam pembukuan dan perpajakan bahkan berisiko membuat UMKM mengalami kerugian akibat kesalahan administrasi. “Masalah ini semakin terasa dengan adanya sistem migrasi perpajakan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menuju Coretax, yang membuat proses pelaporan pajak semakin membingungkan bagi para pelaku usaha,” tambahnya.
Untuk itu, Adi mengatakan, para pelaku usaha dapat mulai mengurus pembukuan dan pajak melalui pendampingan Konsulin.id. Hadir sebagai solusi bagi para UMKM yang kewalahan dalam mengurus pembukuan dan pajak. tidak hanya melayani secara fisik, melainkan dapat dilakukan secara daring dan tentunya integritas maupun tanggung jawab atas tugas-tugas yang didelegasikan akan dijaga.
"Konsulin.Id memiliki berbagai layanan yang dapat membantu para pelaku usaha UMKM, di antaranya menyediakan layanan berupa pembukuan dan administrasi, hal tersebut digunakan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya SOP dalam melakukan pembukuan usaha sebagai bentuk transparansi usaha." ujar Adi Putra.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Tag Terpopuler
Terpopuler






