Kamis, 14 Mei 2026

Indofood CBP Akuisisi Pepsi-Cola

Penulis : Oleh Harso Kurinawan
28 Jun 2013 | 06:59 WIB
BAGIKAN

JAKARTA – PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) melalui anak usaha dan perusahaan terafiliasinya, PT Indofood Asahi Sukses Beverage (IASB) dan PT Asahi Indofood Beverage Makmur (AIBM), mengakuisisi 100% saham PT Pepsi-Cola Indobeverages (PCIB). Nilai transaksinya mencapai US$ 30 juta atau sekitar Rp 297 miliar.

AIBM dan IASB telah meneken perjanjian jual beli saham dengan pemegang saham PCIB, yakni PT Gapura Usahatama, unit usaha Grup Salim, dan Seven-Up Nederland BV, perusahaan terafiliasi PepsiCo Inc, pemegang merek Pepsi yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

PCIB bergerak di bidang produksi, pemasaran, dan distribusi eksklusif minuman nonalkohol di bawah PepsiCo, yakni Pepsi, 7Up, dan Tropicana Twister.

PCIB juga menangani produksi, pemasaran, dan distribusi produkproduk sendiri seperti Fruitamin dan Tekita. Selama 2010-2012, penjualan PCIB masing-masing mencapai Rp 665,8 miliar, Rp 714,8 milair, dan Rp 714,4 miliar.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di https://subscribe.investor.id

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 28 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia