Astra Sedaya Cari Pinjaman US$ 330 Juta
JAKARTA – PT Astra Sedaya Finance (ASF), anak usaha PT Astra International Tbk (ASII), menjajaki pinjaman bank sebesar US$ 330 juta. Perusahaan pembiayaan mobil dan alat berat itu juga mempunyai opsi tambahan sebesar US$ 170 juta.
Astra Sedaya akan mengeksekusi opsi tambahan, jika penawaran dari bank mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed). Dengan asumsi tambahan hingga sebesar US$ 170 juta, perseroan berpotensi meraup total pinjaman senilai US$ 500 juta atau sekitar Rp 6 triliun.
“Saat ini kami sedang dalam tahap penjajakan dengan bank asing,” kata Direktur Utama Astra Sedaya Jodjana Jody kepada Investor Daily di Jakarta, Minggu (16/2).
Namun, Jodjana belum bersedia menyebutkan identitas calon kreditor tersebut. Dia hanya mengatakan, dana hasil pinjaman akan digunakan untuk keperluan pembiayaan tahun ini.
Baca selengkapnya di
Investor Daily versi cetak di https://subscribe.investor.id
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler

