Kamis, 14 Mei 2026

Martabe Diharapkan Tingkatkan Pembangunan Sumut

Penulis : Antara
2 Aug 2012 | 11:56 WIB
BAGIKAN

MEDAN-Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sumatera Utara, Untungta Kaban mengharapkan perusahaan tambang emas dan perak Martabe berkelas dunia, di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, dapat meningkatkan pembangunan ekonomi dan mensejahterakan masyarakat.

"Pembangunan tambang emas itu, juga akan memajukan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan kerja bagi warga di daerah tersebut," katanya di Medan, Rabu (1/8) malam, pada acara berbuka puasa dengan wartawan yang diadakan Perusahaan Tambang Emas Martabe "G-Resources".

Kehadiran tambang emas ini, menurut dia, memberikan manfaat cukup besar bagi Pemerintah Provinsi Sumut, Kabupaten Tapanuli Selatan dan warga masyarakat.

"Ini benar-benar membawa berkah bagi pemerintah di daerah, dan harus tetap didukung.Apalagi biaya investasi yang dikeluarkan untuk pengelolaan tambang emas dan perak tersebut cukup besar," katanya.

Untungta mengatakan, berdirinya tambang emas itu juga semakin memperkenalkan Tapanuli Selatan dan Sumut ke negara-negara dunia.

"Ini harus didukung.Termasuk insan pers dan masyarakat harus ikut mempromosikan mengenai perusahaan tambang emas tersebut," katanya.

Kemudian dia menambahkan, perusahaan tambang emas di Kabupaten Tapanuli Selatan dikelola secara profesional, transparan dan berwawasan lingkungan.

Selain itu, jelasnya, perusahaan tambang emas ini dapat meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat yang ada di pedesaan.

"Meningkatkan rasa memiliki dari pemerintah dan masyarakat terhadap tambang emas yang ada di Tapanuli Selatan," katanya.

Sementara itu, data yang diperoleh menyebutkan, Tambang Emas Martabe adalah aset utama "G-Resources" yang terdaftar di Hongkong.

Perusahaan itu mampu memproduksi sumber daya emas 7,86 juta ounces dan perak 73,48 juta ounces. Tambang emas Martabe akan memberikan kontribusi bagi Pembangunan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Provinsi Sumatera Utara.

Perusahaan Tambang Emas dan Perak yang berada di lokasi Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan lebih kurang 415 arah barat Kota Medan.(ant/hrb)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 25 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 58 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia