Kamis, 14 Mei 2026

Pegadaian Ajak Masyarakat untuk Investasi Emas Sejak Dini

Penulis : Happy Amanda Amalia
24 Feb 2021 | 12:31 WIB
BAGIKAN
Emas Pegadaian
Emas Pegadaian

JAKARTA, investor.id – PT Pegadaian (Persero) mengajak masyarakat untuk berinvestasi emas sejak dini melalui edukasi yang disampaikan dalam kegiatan webinar dengan tema “Langkah Jitu Tampil Memukau Dengan Budget Terjangkau” pada 16-18 Februari. Kegiatan ini dilakukan secara serentak di 12 Kantor Wilayah Pegadaian, meliputi Semarang, Surabaya, Denpasar, Jakarta 1, Jakarta 2, Bandung, Balikpapan, Makassar, Manado, Medan, Pekanbaru.

Webinar yang bertujuan merangkul generasi milenial dan seluruh masyarakat ini menghadirkan beberapa influencer yang memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya melakukan investasi masa depan, dan dilakukan sejak dini melalui Tabungan Emas. Para influencer juga memberikan pemahaman dan membuka wawasan kepada masyarakat agar tidak takut berinvestasi, walau memiliki dana yang terbatas.

Sekretariat Perusahaan PT Pegadaian (Persero) R. Swasono Amoeng mengatakan webinar ini bertujuan mengajak generasi milenial dan seluruh masyarakat, khususnya para ibu, untuk mulai menyimpan dana cadangan dengan tabungan emas. Selain sebagai dana cadangan baik untuk dana darurat atau tidak terpakai, tabungan emas nantinya bisa digunakan masyarakat sebagai investasi untuk jangka panjang.

“Tabungan Emas Pegadaian merupakan investasi yang cocok untuk jangka panjang karena emas merupakan logam mulia yang tahan inflasi, asetnya nyata, dan mudah dicairkan. Berbagai kemudahan ditawarkan kepada masyarakat yang ingin memulai investasi emas, cukup dengan Rp 50.000 masyarakat sudah bisa membeli emas dan membuka rekening Tabungan Emas,” ujar Amoeng dalam siaran pers Rabu (24/2).

ADVERTISEMENT

Amoeng juga menambahkan, bahwa membuka rekening Tabungan Emas kini dapat dilakukan dengan mengunduh Aplikasi Pegadaian Digital melalu ponsel pintar. Setelah di unduh, masyarakat bisa membuka aplikasi tersebut, lalu mengisi data diri, dan ikuti petunjuk berikutnya.

“Masyarakat bisa membuka tabungan emas melalui aplikasi Pegadaian Digital yang bisa di unduh melalui ponsel mereka. Setelah di unduh, lalu buka aplikasi, dan ikuti petunjuk yang tertera. Masyarakat hanya perlu membayar Rp 50.000 sebagai setoran awal untuk pembelian emas. Selain itu apabila masyarakat membuka rekening melalui Pegadaian Digital, maka akan mendapatkan gratis biaya pengelolaan rekening untuk tahun pertama,” tambahnya.

Salah satu narasumber webinar yang merupakan Beauty Content Creator sekaligus nasabah tabungan emas, Stefany Talita mengungkapkan pengalamannya saat membuka Tabungan Emas di Pegadaian Digital yang dianggap sangat mudah, aman dan terpercaya, setorannya pun dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan.

Menurut Stefany hadirnya Pegadaian Digital mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bertransaksi produk–produk Pegadaian, terutama bagi generasi milenial yang memiliki kecenderungan untuk menggunakan layanan yang cepat tanpa harus datang ke lokasi.

“Tabungan Emas Pegadaian memiliki banyak keunggulan dan manfaat bagi masyarakat. Yang lebih kerennya lagi, jika tabungan emas kita telah mencukupi sebesar 3,5 gram maka dapat dijaminkan untuk mendaftarkan diri pada produk Pembiayaan Porsi Haji,” tutur dia.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 29 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia