Kado Akhir Tahun! BRI (BBRI) Umumkan Pembagian Dividen Rp 8,63 Triliun
JAKARTA, investor.id - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI akan membagikan dividen interim setinggi-tingginya Rp 8,63 triliun atau Rp 57 per saham.
Direksi BBRI menjelaskan pembagian dividen interim tahun buku 2022 sesuai dengan keputusan rapat direksi dan persetujuan dewan komisaris perseroan.
“Berdasarkan laporan keuangan yang berakhir pada 30 September 2022, perseroan akan membagikan Dividen Interim Tahun Buku 2022 sebesar Rp 57 per saham,” ungkap direksi BBRI dalam pengumumannya dikutip Jumat (30/12/2022).
Data keuangan per 30 September 2022 yang mendasari pembagian dividen, yakni laba bersih yang didapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 39,15 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp 194,73 triliun, dan total ekuitas Rp 300,33 triliun.
Berikut jadwal pembagian dividen interim BBRI:
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Tag Terpopuler
Terpopuler






