Reku Kini Punya Fitur 'Staking'
JAKARTA, Investor.id - Resmi melakukan rebranding, Reku meluncurkan sejumlah fitur terbaru dalam menjawab kebutuhan para investor. Sebelumnya, Reku hanya sebagai platform jual beli aset kripto. Saat ini, platform Reku dilengkapi dengan fitur staking dan menyediakan dua mode (pro dan lightning) yang dapat digunakan investor dalam menavigasi aset mereka dalam satu aplikasi.
Staking di Reku terjadi langsung pada Blockchain sehingga lebih transparan. Selain itu, staking dapat dimulai dari bawah Rp 5.000 dan juga reward yang bisa didapatkan setiap hari.
Fitur mode pro dihadirkan agar dapat membantu investor secara mendalam dan mengatur harga jual-beli sesuai target atau strateginya. Sementara, mode lightning, untuk membantu investor bisa lebih instan dalam melakukan pembelian dan penjualan sebuah koin tanpa perlu memikirkan harga yang harus diajukan.
Sejalan dengan misinya, Reku ingin mengambil peran dalam membangun masyarakat Indonesia melek investasi kripto. Sehingga Reku membangun ekosistem yang mengutamakan keamanan, cara investasi yang benar, dan sesuai aturan negara.
Dengan mengusung kampanye #InvestorBeneran untuk mendorong masyarakat berinvestasi dengan bijak, Reku juga menggandeng Maudy Ayunda sebagai Brand Ambassador. COO & Co-founder Reku, Robby menuturkan sosok Maudy dikenal inspiratif dalam bidang edukasi dan literasi terutama di kalangan anak muda.
"Maudy Ayunda dipilih oleh Reku untuk bersama-sama meningkatkan literasi finansial bagi seluruh masyarakat Indonesia," terang Robby dalam keterangan resminya baru baru ini (9/3/2023).
Pada kesempatan yang sama, Maudy Ayunda melihat bahwa Reku mampu menyediakan informasi yang lengkap dan terpercaya kepada investor. "Visi misinya untuk membantu penggunanya menjadi #InvestorBeneran sejalan dengan yang saya yakini," paparnya.
Reku dan Maudy berencana akan berkolaborasi hadirkan joint products dan sejumlah program menarik lainnya dalam mendukung inklusi keuangan dan mendorong investasi yang sehat di Indonesia.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Market
6 menit yang lalu
Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy
17 menit yang lalu
Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy
46 menit yang lalu
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy
1 jam yang lalu
Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance
1 jam yang lalu
Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy
1 jam yang lalu
Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Tag Terpopuler
Terpopuler
1
Pengumuman MSCI: 6 Saham RI Keluar dari Indeks Global Standard
2
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Rabu 13 Mei 2026: Anjlok Tajam
3
Harga Emas Bisa Meledak ke US$ 17.250
4
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Rabu 13 Mei 2026, Cek Update-nya
5
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Rabu 13 Mei 2026, Cek Rinciannya

