Platform Securities Crowdfunding Bisa Jadi Alternatif Pendanaan bagi UKM
JAKARTA, investor.id - Pada tahun 2025, diperkirakan ada sekitar 64,2 juta unit usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UKM) di Indonesia, yang menyumbang 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Peran UKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia diperlihatkan dari kontribusinya menyerap hampir 97% tenaga kerja.
Baca Juga:
Kredit UMKM Dihantam Daya BeliKontribusi UKM terhadap ekspor nasional Indonesia mencapai sekitar 15,7% dari total ekspor. Kontribusi UKM terhadap ekspor tersebut akan terus ditingkatkan pada tahun ini sehingga akan mendukung pencapaian target pertumbuhan ekspor sekitar 9% dalam lima tahun mendatang.
Platform Securities Crowdfunding bisa menjadi salah satu alternatif pembiayaan untuk mengembangkan bisnis UMKM,
Diketahui, Securities Crowdfunding adalah metode penggalangan dana yang melibatkan masyarakat luas dengan cara membeli sekuritas seperti saham, obligasi, atau sukuk melalui platform online.
Secara umum, perusahaan yang membutuhkan dana akan mempublikasikan proposal bisnis mereka di platform tersebut, lalu investor dari berbagai kalangan dapat berkontribusi dengan menanamkan modal.
Baca Juga:
Optimalkan Peran Strategis UMKMSecurities Crowdfunding (SCF) menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sebagai alternatif pembiayaan bagi UKM, dengan OJK mendorong percepatan dan perluasan akses ke pasar modal melalui SCF. Hingga 7 Juli 2023, terdapat 16 penyelenggara SCF yang telah berizin, 423 penerbit, 156.632 pemodal, dan total dana yang dihimpun sebesar Rp911,35 miliar.
Direktur Investasi FundEx, Farid Nugraha, CIB. mengatakan, sebagai platform securities crowdfunding yang mengutamakan nilai trusted and impactful, FundEx selalu mengedepankan ketelitian dalam menganalisis setiap penerbit atau UKM yang mengajukan pendanaan di FundEx.
Dengan pencapaian ini, FundEx terus memperkuat posisinya sebagai platform SCF terpercaya di Indonesia.
“Kami memberikan akses langsung bagi investor untuk mendukung pertumbuhan bisnis lokal dengan imbal hasil yang kompetitif (14%–15%),” kata Farid dalam keterangannya di Jakarta, Senin (24/3/2025).
Diketahui, FundEx Indonesia berhasil menyelenggarakan Private Investor Gathering yang dihadiri oleh investor strategis, mulai dari investor individu hingga investor institusi.
Acara eksklusif ini berhasil menarik minat investor dengan total komitmen investasi mencapai Rp 6,7 miliar dalam waktu 2 jam, menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap peluang investasi di platform Securities Crowdfunding (SCF) FundEx.
Dalam acara ini, para investor mendapatkan wawasan mendalam tentang strategi investasi alternatif, potensi pertumbuhan bisnis UMKM di Indonesia, serta peluang diversifikasi portofolio melalui produk investasi unggulan FundEx.
Para investor juga mendapatkan penjelasan tentang bagaimana FundEx melakukan proses uji kelayakan atau due diligence, yang disampaikan langsung oleh Direktur Investasi FundEx, Farid Nugraha, CIB.
Sebagai platform securities crowdfunding yang mengutamakan nilai trusted and impactful, FundEx selalu mengedepankan ketelitian dalam menganalisis setiap penerbit atau UKM yang mengajukan pendanaan di FundEx.
Selain sesi networking, para peserta juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan tim FundEx dan beberapa penerbit yang sedang menggalang dana.
Hingga Februari 2025, FundEx telah sukses menerbitkan 36 efek/surat berharga, membantupengembangan berbagai sektor bisnis UKM di Indonesia.
Editor: Imam Suhartadi
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Tag Terpopuler
Terpopuler






