Kamis, 14 Mei 2026

Modal Ventura Proyeksi Bisnis Cuma Tumbuh 3,72% pada 2025

Penulis : Prisma Ardianto
20 Apr 2025 | 18:47 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi investasi. (Image by Freepik)
Ilustrasi investasi. (Image by Freepik)

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuanga (OJK) mengungkapkan bahwa bisnis pembiayaan dan penyertaan modal dari perusahaan modal ventura (PMV) pada tahun 2025 diperkirakan dapat bertumbuh 3,72%. Proyeksi ini dihasilkan dari data Rencana Bisnis Tahunan (RBT) PMV yang disampaikan ke OJK.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK (KE PVML) OJK, Agusman menyampaikan, sebagai bagian dari target pembiayaan/penyertaan modal, perusahaan modal ventura akan terkonsentrasi pada pengembangan kegiatan usaha di sektor riil.

“Berdasarkan data Rencana Bisnis Tahunan (RBT) Perusahaan Modal Ventura periode 2025, pembiayaan/penyertaan modal ventura diperkirakan mengalami peningkatan 3,72% yoy atau dalam rentang 3-4% yoy,” ujar Agusman kepada wartawan, dikutip pada Minggu (20/4/2025).

ADVERTISEMENT

Kendati diperkirakan cuma naik tipis, perkembangan bisnis pembiayaan/penyertaan modal dari PMV itu menjadi bentuk optimisme pelaku, usai bisnis melambat pada tahun lalu. Pada 2024, bisnis pembiayaan/penyertaan modal PMV anjlok sampai 8,6% yoy menjadi Rp 15,84 triliun.

Sementara realisasinya sampai dengan Februari 2025 masih melanjutkan kontraksi sebesar 0,93% yoy, dimana pembiayaan/penyertaan modal tercatat Rp 16,34 triliun. Namun, angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 3,15% secara year to date (ytd).

Di sisi lain, pengembangan dan penguatan lebih lanjut di sektor perusahaan modal ventura dilakukan OJK melalui penguatan posisi industri. Dalam hal ini, OJK telah mengeluarkan POJK Nomor 25 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Modal Ventura dan Perusahaan Modal Ventura Syariah (PMV/S).

Beleid itu mengatur antara lain klasterisasi PMV/S berdasarkan kegiatan usaha, yaitu Venture Capital Corporation (VCC) atau Venture Debt Corporation (VDC). “Dengan adanya klasterisasi tersebut diharapkan PMV/S dapat lebih fokus dan optimal dalam menjalankan kegiatan usaha sesuai lini usaha yang dipilih,” kata Agusman.

Selain itu, kata dia, OJK juga telah meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Modal Ventura 2024-2028, yang menjadi panduan arah pengembangan dan penguatan industri termasuk untuk meningkatkan nilai pembiayaan/penyertaan modal PMV/S.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 19 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 51 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia