Kamis, 14 Mei 2026

Jahja Setiaatmadja Pamit, Bos Baru BBCA Efektif 1 Juni

Penulis : Nida Sahara
24 Apr 2025 | 22:28 WIB
BAGIKAN
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja. (ist)
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja. (ist)

JAKARTA, investor.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merestui perubahan susunan pengurus PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) setelah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Perubahan pengurus merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BCA pada 12 Maret 2025. Di mana, Jahja Setiaatmadja akan menduduki posisi presiden komisaris menggantikan Djohan Emir Setijoso yang mengundurkan diri setelah menjabat sebagai presiden komisaris sejak 2011 silam.

Selain itu, OJK juga menyetujui Hendra Lembong sebagai presiden direktur BCA menggantikan Jahja yang telah menduduki posisi presdir sejak 2011.

ADVERTISEMENT

Berikutnya, John Kosasih juga lulus fit and proper test untuk menjabat sebagai wakil presiden direktur, serta Hendra Tanumihardja yang akan menjabat sebagai direktur BCA. Perubahan tersebut mulai efektif berlaku pada 1 Juni mendatang. 

"Kami menjalankan fit and proper test dan hasilnya sudah keluar bahwa saya dinyatakan layak sebagai preskom, Pak Hendra Lembong juga nggak ada masalah sebagai presdir di BCA, Pak John Kosasih juga direstui jadi wapresdir dan Pak Hendra Tanbisa diangkat mengisi jabatan direksi BCA," tutur Jahja dikutip Kamis (24/4/2025).

Artinya, lanjut Jahja, BCA mempunyai suatu kepastian, karena dari RUPST juga sudah ada keputusan perubahan susunan pengurus. Serta OJK telah memberikan restu melalui fit and proper test.

"Dan sesuai dengan permintaan pengunduran diri Pak Setijoso per 1 Juni, maka akan diadakan suatu pengalihan proses jabatan. Jadi sampai saat ini saya adalah presdir, tapi nanti pada 1 Juni, Pak Hendra yang akan duduk mewakili BCA untuk paparan pers dan kepada para analis. Ini saya perpisahan sebagai presdir, namun kita akan tetap bertemu sebagai preskom," ucap Jahja.

Susunan Pengurus BCA

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 41 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 52 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia