Jumat, 15 Mei 2026

Kredit Rumah Tangga Melambat, NPL Menanjak

Penulis : Prisma Ardianto
4 Mei 2025 | 20:52 WIB
BAGIKAN
Warga membeli ikan laut di Pasar Setonobetek, Kota Kediri, Jawa Timur, bru-baru ini. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)
Warga membeli ikan laut di Pasar Setonobetek, Kota Kediri, Jawa Timur, bru-baru ini. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

JAKARTA, investor.id – Kredit perbankan ke sektor rumah tangga tumbuh melambat pada Maret 2025. Pelambatan itu dicatatkan seluruh lini, baik kredit pemilikan rumah (KPR) hingga kredit kendaraan bermotor (KKB).

Mengacu data Bank Indonesia (BI), kredit perbankan ke sektor rumah tangga pada Maret 2025 tumbuh sebesar 9,49% year on year (yoy) menjadi Rp 1.868,55 triliun. Ini menandai telah terjadi pelambatan selama dua bulan berturut-turut dan beralih ke pertumbuhan single digit—setidaknya dalam setahun terakhir.

Secara kualitas, kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) dari sektor rumah tangga tercatat sebesar 2,23% pada Maret 2025. Ini juga mencerminkan telah terjadi pemburukan selama tiga bulan atau pada Januari-Maret 2025, dimana NPL sebelumnya yaitu pada Desember 2024 berada di 2,02%.

ADVERTISEMENT

Bedanya pada Maret 2025, seluruh jenis kredit ke sektor rumah tangga mengalami pelambatan. Berikut rinciannya tren kredit dan NPL berbagai jenis kredit ke sektor rumah tangga:

Kredit pemilikan rumah (KPR)

  • Mar’25: +8,90% yoy atau telah melambat selama dua bulan dibandingkan Jan’25: +10,80% yoy

  • nilai kredit: Rp 803,26 triliun

  • NPL Mar’25: 2,93%

Kredit kendaraan bermotor (KKB)

  • Mar'25: +6,03% yoy atau telah melambat selama empat bulan, dibandingkan No’24: +10,57% yoy

  • nilai kredit: Rp 142,92 triliun

  • NPL Mar’25: 2,24%

Kredit multiguna

  • Mar’25: +7,80% yoy, telah terjadi pelambatan selama satu bulan dibandingkan Feb’25: +8,15% yoy

  • nilai kredit: Rp 761,14 triliun

  • NPL Mar’25: 1,56%

Kredit Rumah Tangga Melambat, NPL Menanjak
Pertumbuhan PDB dan Konsumsi Rumah Tangga RI. (iIlustrasi: Investor Daily)

Kredit peralatan rumah tangga

  • Mar’25: +44,54% yoy atau telah melambat selama empat bulan, dibandingkan Nov’24: +56,76% yoy

  • nilai kredit: Rp 23,62 triliun

  • NPL Mar’25: 1,04%

Kredit rumah tangga lainnya

  • Mar’25: +23,15% yoy atau telah melambat setidaknya selama 12 bulan, dibandingkan Mar’24: +36,89% yoy

  • nilai kredit: Rp 137,59 triliun

  • NPL Mar’25: 2,05%

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia