Kredit Rumah Tangga Melambat, NPL Menanjak
JAKARTA, investor.id – Kredit perbankan ke sektor rumah tangga tumbuh melambat pada Maret 2025. Pelambatan itu dicatatkan seluruh lini, baik kredit pemilikan rumah (KPR) hingga kredit kendaraan bermotor (KKB).
Mengacu data Bank Indonesia (BI), kredit perbankan ke sektor rumah tangga pada Maret 2025 tumbuh sebesar 9,49% year on year (yoy) menjadi Rp 1.868,55 triliun. Ini menandai telah terjadi pelambatan selama dua bulan berturut-turut dan beralih ke pertumbuhan single digit—setidaknya dalam setahun terakhir.
Secara kualitas, kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) dari sektor rumah tangga tercatat sebesar 2,23% pada Maret 2025. Ini juga mencerminkan telah terjadi pemburukan selama tiga bulan atau pada Januari-Maret 2025, dimana NPL sebelumnya yaitu pada Desember 2024 berada di 2,02%.
Baca Juga:
Laju Kredit UMKM Tertahan Daya BeliBedanya pada Maret 2025, seluruh jenis kredit ke sektor rumah tangga mengalami pelambatan. Berikut rinciannya tren kredit dan NPL berbagai jenis kredit ke sektor rumah tangga:
Kredit pemilikan rumah (KPR)
-
Mar’25: +8,90% yoy atau telah melambat selama dua bulan dibandingkan Jan’25: +10,80% yoy
-
nilai kredit: Rp 803,26 triliun
-
NPL Mar’25: 2,93%
Kredit kendaraan bermotor (KKB)
-
Mar'25: +6,03% yoy atau telah melambat selama empat bulan, dibandingkan No’24: +10,57% yoy
-
nilai kredit: Rp 142,92 triliun
-
NPL Mar’25: 2,24%
Kredit multiguna
-
Mar’25: +7,80% yoy, telah terjadi pelambatan selama satu bulan dibandingkan Feb’25: +8,15% yoy
-
nilai kredit: Rp 761,14 triliun
-
NPL Mar’25: 1,56%
Kredit peralatan rumah tangga
-
Mar’25: +44,54% yoy atau telah melambat selama empat bulan, dibandingkan Nov’24: +56,76% yoy
-
nilai kredit: Rp 23,62 triliun
-
NPL Mar’25: 1,04%
Kredit rumah tangga lainnya
-
Mar’25: +23,15% yoy atau telah melambat setidaknya selama 12 bulan, dibandingkan Mar’24: +36,89% yoy
-
nilai kredit: Rp 137,59 triliun
-
NPL Mar’25: 2,05%
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






