Jumat, 15 Mei 2026

QRIS Dapat Digunakan di Jepang

Penulis : Arnoldus Kristianus
17 Aug 2025 | 18:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi JPQR Global. (Foto: Bank Indonesia)
Ilustrasi JPQR Global. (Foto: Bank Indonesia)

JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia (BI) meresmikan penggunaan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) di Jepang pada 17 Agustus 2025. Pada tahap awal, masyarakat Indonesia kini dapat menggunakan QRIS di 35 merchant di Jepang hanya dengan memindai JPQR Global menggunakan aplikasi pembayaran domestik.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa langkah ini merupakan tonggak penting dalam sejarah sistem pembayaran nasional.

“Sejak diluncurkan enam tahun lalu, QRIS telah menjadi game changer bagi ekosistem pembayaran digital dan memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia, yang kini telah mencapai 57 juta pengguna,” ucap Perry dalam keterangan resmi yang diterima pada Minggu (17/8/2025).

Inisiatif ini membuktikan komitmen BI dan industri sistem pembayaran dalam memperluas jaringan pembayaran digital di kancah internasional. Keberhasilan peluncuran QRIS ini merupakan hasil sinergi dari berbagai pihak, termasuk BI; ASPI; Ministry of Economy, Trade, and Industry (METI) Jepang; Payment Japan Association (PJA); dan beberapa lembaga keuangan lainnya.

ADVERTISEMENT

Perry menambahkan, ke depan, jangkauan merchant di Jepang akan terus diperluas untuk mempermudah transaksi masyarakat Indonesia. Sebaliknya, implementasi juga akan diperluas ke merchant di Indonesia agar masyarakat dari Jepang dapat bertransaksi dengan memindai QRIS menggunakan aplikasi pembayaran dari negara mereka.

Bersamaan dengan peluncuran ini, BI dan People's Bank of China (PBoC) juga memulai uji coba interkoneksi QRIS Indonesia dan China. Perluasan kerja sama ini diharapkan dapat memfasilitasi perdagangan lintas negara, khususnya bagi UMKM, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata kedua negara.

Hingga Juni 2025, implementasi QRIS Antarnegara telah menunjukkan hasil yang positif. Kerja sama dengan Thailand mencatat 994.890 transaksi senilai Rp 437,54 miliar. Sementara itu, dengan Malaysia mencapai 4,31 juta transaksi senilai Rp 1,15 triliun. QRIS Antarnegara dengan Singapura, yang diluncurkan pada November 2023, juga telah mencatatkan 238.216 transaksi senilai Rp 77,06 miliar.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia