Kamis, 14 Mei 2026

UBM Gelar Pameran Farmasi Cphl SEA 2015

Penulis : ah
27 Mar 2015 | 12:01 WIB
BAGIKAN

JAKARTA – Perusahaan penyelenggara pameran terkemuka di Asia United Business Media (UBM) Asia bakal menggelar pameran farmasi Convention On Pharmaceutical Ingredients South East Asia (Cphl SEA) 2015 pada 8-10 April 2015 di Jakarta International Expo, Kemayoran. Tujuan utama pameran ini adalah untuk mempertemukan para pelaku farmasi internasional dan dalam negeri.


“CPhl SEA 2015 merupakan platform bagi pemerintah, asosiasi perdagangan dan lembaga regulator untuk mendapatkan update mengenai bahan baku farmasi,” kata Event Director PT UBM Pameran Niaga Indonesia Maria Loe di Jakarta, Kamis (26/3).

ADVERTISEMENT


Maria mengungkapkan, pameran kali ini merupakan tahun keempat penyelenggaraan Cphl SEA. Pameran tahun ini diperkirakan diramaikan lebih dari 260 peserta yang berasal dari 25 negara termasuk Bahrain, Brazil, Kolumbia, Lithuania, dan Yordania. “Para peserta akan menampilkan produk bahan baku farmasi unggulan, mesin mesin dan perlengkapan dan produk kemasan,” ujar dia.


Maria mengatakan, pameran ini tidak hanya menampilkan bahan baku farmasi saja, tetapi juga bakal ada pameran P-MEC (machinery and equipment) dan Innopack (Packaging Solutions). P-MEC akan menghadirkan peralatan farmasi terbaik dari Eropa, India dan Tiongkok, sedangkan Innopack akan memberikan informasi terbaru mengenai packaging dan drug delivery system.


Dia melanjutkan, pada pameran tahun ini juga ditampilkan Supplier Finder Desk yang akan memudahkan buyers menemukan produk dan layanan. “CPhl SEA secara tidak langsung membuka peluang untuk mengembangkan networking profesional bagi ahli pengembangan obat dan spesialis,” ujar Maria. (dho)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 28 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 39 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia