Kamis, 14 Mei 2026

Batik Air Layani Penerbangan Semarang-Jakarta PP

Penulis : Alex Dungkal dan Emral Ferdiansyah
22 Nov 2014 | 08:50 WIB
BAGIKAN

SEMARANG-Maskapai penerbangan Batik Air membuka rute baru yaitu Semarang-Jakarta maupun sebaliknya seiring dengan tingginya permintaan masyarakat. "Sesuai dengan catatan kami, permintaan rute ini memang cukup tinggi, kami merasa rute ini sangat potensial," kata Manajer Operasional Batik Air, I Putu Wijaya di Semarang, Jumat.

Menurut dia, dengan potensi tersebut anak perusahaan Lion Group itu membuka tiga kali penerbangan dalam satu hari.

Jadwal tersebut yaitu berangkat dari Jakarta pukul 05.40 WIB, 18.00 WIB dan 19.50 WIB. Sedangkan dari Semarang pukul 06.00 WIB, 07.00 WIB dan 20.00 WIB.

Ia menyebutkan untuk menarik penumpang dari semua segmen, pihaknya menyediakan kelas ekonomi dan bisnis. Sedangkan untuk target jumlah penumpang dalam sekali penerbangan, sejauh ini pihaknya belum menetapkannya.

Saat ini Batik Air sudah bekerja sama dengan sejumlah bandara dan melayani sembilan rute, di antaranya keberangkatan dari dan ke Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Pekanbaru, Balikpapan, Menado, Ambon, Jayapura dan Kupang.

Sampai saat ini, lajut dia, Batik Air masih fokus pada penerbangan domestik dan menargetkan bisa melayani permintaan untuk semua rute penerbangan domestik.

"Memang saat ini kami lebih fokus ke pasar domestik karena pasar ini sangat potensial untuk digarap," jelasnya.

Mengenai pembukaan rute baru tersebut General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Priyo Jatmiko mengatakan menyambut baik dengan bertambahnya maskapai yang melayani rute Jakarta-Semarang maupun sebaliknya.

Menurut dia, penambahan layanan tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang meningkat pada rute itu.(*/hrb)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 25 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 36 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia