AP I Bangun Terminal Khsusus Garuda di Juanda
JAKARTA-PT Angkasa Pura I Persero tengah membangun Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, dan dikhususkan untuk PT Garuda Indonesia Persero.
"Sekarang lagi mengerjakan tahap I dari dua tahap," kata Direktur Utama AP I Tommy Soetomo di Jakarta, Senin (25/6) .
Menurut Tommy, pengerjaan tahap I ini diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp400 miliar. Selanjutnya, tahap II akan diselesaikan sehingga pada 2013 mendatang Terminal 2 Juanda dapat beroperasi.
"Terminal 2 ini nantinya sebagai 'hub' (bandara penghubung) Garuda. Karena Garuda akan mengembangkan penerbangan perintis," ujarnya.
Selain membangun Terminal 2 Bandara Juanda, AP I akan membangun "lounge" di Bandara Sepinggan, Balikpapan. Saat ini, konstruksi pembangunan "lounge" sedang dikerjakan.
"Kita tahu luas bandara kan sangat terbatas. Tapi, ini untuk meningkatkan pelayanan bandara," ungkapnya.
Terminal 2 Bandara Juanda diperkirakan mampu menampung 4 juta penumpang per tahun, sehingga secara keseluruhan bandara ini per tahun dapat menampung sekitar 10,5 juta penumpang.
Sekretaris Perusahaan AP I Miduk Situmorang pernah mengatakan posisi Terminal 2 yang akan dibangun berada tepat di bekas terminal lama milik TNI Angkatan Laut. Nantinya, bangunan terminal yang lama akan dibangun ulang menjadi baru dengan konsep arsitektur mengadopsi bangunan ramah lingkungan. (ant/hrb)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler

