Kamis, 14 Mei 2026

AP I Bangun Terminal Khsusus Garuda di Juanda

Penulis : Antara
26 Jun 2012 | 09:55 WIB
BAGIKAN

JAKARTA-PT Angkasa Pura I Persero tengah membangun Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, dan dikhususkan untuk PT Garuda Indonesia Persero.

"Sekarang lagi mengerjakan tahap I dari dua tahap," kata Direktur Utama AP I Tommy Soetomo di Jakarta, Senin (25/6) .

Menurut Tommy, pengerjaan tahap I ini diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp400 miliar. Selanjutnya, tahap II akan diselesaikan sehingga pada 2013 mendatang Terminal 2 Juanda dapat beroperasi.

"Terminal 2 ini nantinya sebagai 'hub' (bandara penghubung) Garuda. Karena Garuda akan mengembangkan penerbangan perintis," ujarnya.

Selain membangun Terminal 2 Bandara Juanda, AP I akan membangun "lounge" di Bandara Sepinggan, Balikpapan. Saat ini, konstruksi pembangunan "lounge" sedang dikerjakan.

"Kita tahu luas bandara kan sangat terbatas. Tapi, ini untuk meningkatkan pelayanan bandara," ungkapnya.

Terminal 2 Bandara Juanda diperkirakan mampu menampung 4 juta penumpang per tahun, sehingga secara keseluruhan bandara ini per tahun dapat menampung sekitar 10,5 juta penumpang.

Sekretaris Perusahaan AP I Miduk Situmorang pernah mengatakan posisi Terminal 2 yang akan dibangun berada tepat di bekas terminal lama milik TNI Angkatan Laut. Nantinya, bangunan terminal yang lama akan dibangun ulang menjadi baru dengan konsep arsitektur mengadopsi bangunan ramah lingkungan. (ant/hrb)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 31 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 42 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia