Kamis, 14 Mei 2026

Lee Kuan Yew, Negarawan Asia dengan Pengaruh Unik

Penulis : ah
24 Mar 2015 | 03:07 WIB
BAGIKAN

BEIJING-Tiongkok menyanjung bapak pendiri Singapura Lee Kuan Yew sebagai  "seorang negarawan Asia dengan pengaruh yang unik".  Lee meninggal dunia dini hari tadi dalam usia 91 tahun.

"Dia juga seorang ahli strategi yang memiliki baik nilai-nilai Timur maupun perspektif internasional," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hong Lei dalam pernyataan yang diposting secara online.

Lee adalah pencipta dan pembangun tali penghubung antara negara kota bermayoritas etnis Tionghoa itu dengan negara berpenduduk terbanyak di dunia, kata Hong.

Dia memuji almarhum karena telah memberikan kontribusi bersejarah bagi hubungan Singapura - Tiongkok.

Tiongkok menyampaikan "duka cita mendalam dan perhatian yang tulus kepada pemerintah Singapura, rakyatnya dan keluarga Bapak Lee Kuan Yew atas mangkatnya beliau", kata Hong.

Lee mendominasi politik Singapura selama lebih dari setengah abad, dan model kedisiplinannya bersama pertumbuhan ekonominya dianggap sebagai contoh bagi para pemimpin komunis Tiongkok ketika mereka menggulirkan reformasi.

Lee pernah menjadi salah seorang yang pertama menyebut Tiongkok sebagai motor pertumbuhan ekonomi dunia, dan pernah memberi nasihat baik kepada para pemimpin Beijing maupun pemimpin Barat.

Portal web Tiongkok Netease mengungkapkan Lee sudah 33 kali mengunjungi Tiongkok sejak 1976. (Ant/BBC/ID).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 23 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 55 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia