Kamis, 14 Mei 2026

UE Setujui Vaksin Moderna untuk 12 Tahun ke Atas

Penulis : Grace Eldora
24 Jul 2021 | 07:09 WIB
BAGIKAN
Kotak berisi vaksin Moderna Covid-19 sedang disiapkan untuk dikirim di pusat distribusi McKesson, di Olive Branch, Mississippi, Amerika Serikat (AS) pada 20 Desember 2020. ( Foto: Paul Sancya / POOL / AFP )
Kotak berisi vaksin Moderna Covid-19 sedang disiapkan untuk dikirim di pusat distribusi McKesson, di Olive Branch, Mississippi, Amerika Serikat (AS) pada 20 Desember 2020. ( Foto: Paul Sancya / POOL / AFP )

DEN HAAG, investor.id - Pengawas obat-obatan Eropa pada Jumat (23/7) menyetujui penggunaan vaksin virus corona Moderna untuk anak-anak berusia 12 hingga 17 tahun. Sehingga vaksin Moderna menjadi vaksin kedua yang diperbolehkan untuk disuntikkan kepada remaja di Eropa.

"Penggunaan vaksin Spikevax pada anak-anak dari usia 12 hingga 17 tahun akan sama seperti pada orang berusia 18 tahun ke atas," kata European Medicines Agency (EMA) pada Jumat (23/7), seperti dikutip AFP.

Spikevax adalah nama merek untuk vaksin Covid-19 buatan Moderna. Vaksin ini akan diberikan dalam dua dosis suntikan. Dengan jarak antardosis selama empat minggu.

Keputusan oleh lembaga yang berbasis di Amsterdam, Belanda tersebut mengikuti persetujuan pertama di Eropa atas vaksin Covid-19 untuk remaja, yakni vaksin buatan Pfizer- BioNTech pada Mei 2021.

ADVERTISEMENT

Menurut EMA, efektivitas vaksin Spikevax telah diuji klinis terhadap 3.732 remaja berusia 12 hingga 17 tahun.

"(Hasil) studi menunjukkan bahwa Spikevax menghasilkan respons antibodi yang sebanding pada anak berusia 12 hingga 17 tahun dengan yang terlihat pada orang dewasa muda berusia 18 hingga 25 tahun," kata EMA.

Pengujian itu Ini menggunakan materi genetik untuk mengirimkan instruksi ke sel manusia untuk membuat protein spike virus corona, sehingga melatih respons imun tanpa membuat inang terkena infeksi riil.

Uni Eropa pada Kamis (22/7) mengatakan, sebanyak 200 juta orang Eropa telah sepenuhnya divaksinasi atau lebih dari setengah dari populasi orang dewasa. Tetapi angka tersebut masih kurang dari target 70% yang telah ditetapkan untuk musim panas.

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 29 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia