Kamis, 14 Mei 2026

Putin Tolak Kolonialisme Teknologi

Penulis : Happy Amanda Amalia
30 Sep 2025 | 09:50 WIB
BAGIKAN
Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) berdiskusi dengan Presiden Belarus Alexander Lukashenko di Global Atomic Forum yang diselenggarakan di Atom Museum, VDNKh, Moskow, pada Kamis (25/09/2025). (Sergei Bulkin/TASS)
al. Foto oleh Sergei Bulkin, TASS
Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) berdiskusi dengan Presiden Belarus Alexander Lukashenko di Global Atomic Forum yang diselenggarakan di Atom Museum, VDNKh, Moskow, pada Kamis (25/09/2025). (Sergei Bulkin/TASS) al. Foto oleh Sergei Bulkin, TASS

MOSKOW, investor.id – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa negaranya menolak bentuk apa pun dari “kolonialisme teknologi” dalam pengembangan energi nuklir damai. Pernyataan itu ia sampaikan dalam pidato di Global Atomic Forum atau Forum Atom Global di Moskow, yang dihadiri para kepala negara, pemimpin organisasi internasional, dan kalangan industri nuklir dari berbagai negara.

Global Atomic Forum tahun ini juga bertepatan dengan peringatan ke-80 industri nuklir nasional Rusia dan Hari Pekerja Industri Nuklir yang diperingati setiap 28 September. Putin mengingatkan bahwa keputusan pertama mengembangkan energi nuklir di Uni Soviet diambil pada 28 September 1942, di tengah berkecamuknya Pertempuran Stalingrad.

Dalam kesempatan itu, Putin menyebut forum ini sebagai momentum penting untuk membahas masa kini dan masa depan industri nuklir, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan energi hijau dan pesatnya perkembangan teknologi digital seperti kecerdasan buatan. Ia menekankan bahwa energi nuklir damai makin diakui sebagai sumber energi ramah lingkungan yang mampu memberikan pasokan listrik stabil di era konsumsi data global yang melonjak.

ADVERTISEMENT

Dalam pidatonya, Putin menyatakan Rusia bangga menjadi satu-satunya negara yang memiliki keahlian di seluruh rantai teknologi tenaga nuklir. Namun, berbeda dengan praktik negara-negara maju yang kerap membuat mitra bergantung secara jangka panjang, Rusia justru mendorong pembangunan industri nuklir nasional yang mandiri di negara-negara mitra.

“Kami menolak kolonialisme teknologi dan tidak membuat mitra kami bergantung pada solusi teknis Rusia. Sebaliknya, kami membantu mereka membangun industri nuklir nasional yang mandiri, termasuk pelatihan tenaga kerja, pembentukan pusat keahlian, serta dukungan operasional dan pengelolaan bahan bakar,” ujar Putin, dikutip dari pidatonya yang disampaikan pada Kamis (25/09/2025).

Ia menambahkan, pendekatan ini bukan hanya soal transfer teknologi, tetapi juga mencakup berbagi pengetahuan di bidang kedokteran nuklir, sistem digital, transportasi listrik, dan bahan inovatif. Menurutnya, hal itu akan membantu negara mitra melakukan lompatan perkembangan, meningkatkan efisiensi ekonomi, dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat.

Selatan dan Timur

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 49 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia