Pemerintah Peru Beli Helikopter Militer Mi-Rusia 171
BUENOS AIRES-Pemerintah Peru akan membeli 24 helikopter militer Mi-Rusia 171 (Hip) dengan senilai keseluruhan US$406,8 juta untuk memerangi perdagangan narkoba dan terorisme, kata media lokal.
La Republica melaporkan bahwa Kementerian Pertahanan negara telah menyerahkan rancangan resolusi kepada Kementerian Ekonomi berdasarkan studi perbandingan helikopter Eurocopter AS332 Rusia, Holiday Pumas serta AS532 Eurocopter Cougars.
Pihak Rusia menawarkan pembelian produknya selama pembicaraan antara delegasi pemerintah Rusia dan perwakilan Kementerian Pertahanan Peru di ibu kota Lima pada awal Maret.
Satu helikopter diperkirakan menelan biaya lebih dari 16,9 juta dolar AS. Menurut rencana pengiriman 21 helikopter akan dipasok ke Peru pada tahun 2014, dan tiga lagi pada tahun 2015.
Surat kabar itu mengatakan, Kementerian Pertahanan Peru juga tertarik pada pasokan tambahan persenjataan di badan pesawat dan peralatan untuk helikopter-helikopter buatan Rusia.
Rusia juga mengusulkan melakukan kursus pelatihan untuk pilot baik di Rusia maupun di Peru. Jika keputusan dibuat, jumlah kontrak akan naik menjadi 486 juta dolar AS.
Apabila kesepakatan ini berhasil, itu akan menjadi yang pertama dalam 30 tahun bagi pemerintah Peru untuk membeli pesawat langsung dari produsen Rusia. (ant/hrb)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler

