Kamis, 14 Mei 2026

Tips Teknik Memakaikan Bedong Baik dan Benar

Penulis : Indah Handayani
3 Apr 2021 | 21:23 WIB
BAGIKAN
Ada beberapa tips teknik memakaikan bedong yang baik dan benar.
Ada beberapa tips teknik memakaikan bedong yang baik dan benar.

JAKARTA, investor.id  – Membedong bayi adalah salah satu cara untuk membantu bayi beradaptasi yang dapat membuatnya nyaman dan aman, khususnya ketika mereka tidur. Namun, bukanlah hal mudah bagi ibu baru membedong bayi. Padahal, membedong ada teknik tersendiri. Apa saja tekniknya?

Dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Brawijaya Saharjo Dr Meirdhania Andina SpA Mkes mengatakan bayi baru lahir cenderung tidur lebih lama sekitar 14 – 18 jam per harinya dan lebih sering tidur di siang hari dan lebih aktif di malam hari atau lebih sering terbangun pada malam hari. Pada saat inilah sang buah hati perlu dibedong agar tidurnya lebih berkualitas. Untuk itu ada beberapa tips teknik memakaikan bedong yang baik dan benar.

“Pertama, perhatian jenis bahan bedong, pilih kain yang nyaman, yang mudah menyerap keringat dan khusus di daerah tropis pilih kain tidak terlalu tebal,” ungkapnya di sela virtual media gathering Mothercare x Love to Dream, belum lama ini.

Tips Teknik Memakaikan Bedong Baik dan Benar
Ada beberapa tips teknik memakaikan bedong yang baik dan benar.

Kedua, lanjut dia, bagian leher ke atas tidak boleh tertutup, hanya bagian pundak ke bawah yang ditutup oleh bedong.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, letakkan bayi dalam posisi terlentang dan kedua tangan dimasukkan ke dalam bedong. Jangan lilitkan bayi terlalu ketat namun juga tidak terlalu longgar.

Keempat, ketika membedong bayi, bagian kaki jangan diluruskan, biarkan posisi natural normal bayi yaitu frog position yang seperti kodok. Karena jika kaki diluruskan dapat menimbulkan cedera pada pinggul atau hip dysplasia.

“Terakhir, penggunaan bedong pada bayi hanya dilakukan pada saat bayi tidur agar kualitas tidur mereka lebih baik, lebih pulas dan lebih lama,” paparnya.

Sementara itu, Hanna Krawchuk, founder Love To Dream™ mengungkapkan terdapat banyak varian bedong yang ada di pasaran, namun sebagai orangtua sangat perlu untuk lebih selektif dalam memberikan bedong yang aman untuk sang buah hati. Salah satunya adalah bedong yang menyesuaikan dengan postur tubuh bayi dan kebiasaan bayi yang senang mengangkat tangannya ketika tidur dari Love To Dream™. Bedong ini membantu orangtua dan bayi untuk mendapatkan tidur yang nyenyak.

“Karena memungkinkan bayi tidur dalam posisi yang lebih alami yaitu dengan tangan terangkat, sehingga mereka lebih merasa tenang dan tidur lebih lama,” jelas Krawchuk.

Vasudev Kataria, Senior Vice President Kanmo Group mengungkapkan setelah melakukan survey kepada pelanggan Mothercare Indonesia, ditemukan bahwa banyak sekali ibu yang menginginkan dan menyukai produk Love To Dream™. “Untuk itu, kami pun akhirnya membawa produk ini masuk ke Indonesia untuk menjawab kebutuhan orangtua yang ingin memberikan kenyamanan untuk anak-anaknya ketika mereka tidur,” tutupnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 28 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia