Kamis, 14 Mei 2026

Kelima kalinya Jazz Gunung Bromo Diselenggarakan

Penulis : Antara
11 Jun 2013 | 09:23 WIB
BAGIKAN

JAKARTA-Jazz Gunung, pentas musik di ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut, akan segera digelar untuk kelima kalinya.

Pagelaran yang berlangsung pada 21 hingga 22 Juni 2013 diselenggarakan di panggung terbuka Java Banana Bromo, Wonotoro, Probolinggo, Jawa Timur.

Sigit Pramono, salah satu penggagas Jazz Gunung, mengemukakan bahwa acara yang menginjak tahun kelima itu tetap mengusung semangat yang sama untuk meningkatkan roda ekonomi masyarakat sekitar Bromo.

Bromo biasanya "hanya" menjadi tempat menikmati pemandangan matahari terbit, sehingga wisatawan hanya singgah sebentar di sana.

Dengan adanya Jazz Gunung, Sigit berharap pendapatan masyarakat sekitar bertambah karena semakin banyak wisatawan memanfaatkan jasa yang disediakan masyarakat lokal, seperti penginapan dan transportasi. Apalagi, Jazz Gunung 2013 akan diselenggarakan selama dua hari seperti tahun sebelumnya.

"Kita ingin ketika orang datang ke Bromo tidak hanya menikmati matahari terbit, dengan Jazz Gunung, orang yang ke Bromo juga akan menikmati pertunjukan jazz yang berskala nasional," kata Sigit yang menggagas Jazz Gunung bersama Butet Kartaredjasa dan Djaduk Ferianto.

Para musisi yang akan tampil dalam Jazz Gunung 2013 pada hari pertama adalah Cantrek, Blambangan Art School Banyuwangi, Sierra Soetedjo, Balawan and Batuan Ethnic Fusion, Bandanaira Duo, dan Yovie Widianto Fusion.

Sementara itu, hari kedua dimeriahkan Tahez Komez, Kelompok Musik Etnik Kramat Madura, Kulkul Band, Ring of Fire Project featuring Djaduk Ferianto, Idang Rasjidi and Jen Shyu, Rieka Roslan, dan Barry Likumahuwa Project.(*/hrb)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Macroeconomy 25 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 57 menit yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden

Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia