Luncurkan Memutar Waktu, ANTIK Capai Sesuatu yang Positif
JAKARTA-Mengganti nama, menggaet vokalis baru, serta menggarap aransemen modern adalah pertanda ANTIK telah siap untuk kembali memutar waktunya.
Teka-teki vakum hampir dua tahun tak merilis album terjawab sudah. Ternyata AntiQue memang sedang menata diri dan memutuskan untuk mengganti vokalis. “Show must go on, kita gak bisa tinggal diam,” kata Wien. “Tapi kita juga tidak ingin album kedua kita hadir dengan biasa saja. Makanya kita lebih rela sedikit membuang waktu untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” tambah Wien.
Dan bangkit dari vakum, seperti sebuah kelahiran kembali. Namapun berganti dari AntiQue menjadi ANTIK saja. “Biar lebih Indonesia dan gampang diingat,” bilang Rico. “Banyak pertimbangan dengan mengganti nama. Kita butuh banyak diskusi untuk hal ini karena buat kita pergantian nama adalah untuk mencapai sesuatu yang positif,” tambah Rico.
Dengan formasi baru, Andee (vocal), Rico (gitar), Wien (bass), dan Agyl (drum), ANTIK hadir kembali untuk memutar waktunya, memulai semuanya dari awal dengan modal pengalaman yang sudah didapat sebelumnya. “Salah satu faktor kenapa kita vakum adalah kita butuh waktu untuk penyesuaian dengan personil baru. Apalagi pergantian vokalis adalah sesuatu yang vital buat sebuah band,” jelas Wien.
Sophomore album yang baru saja dirilis bertajuk “Memutar Waktu” jadi bukti kelahiran kembali ANTIK. Perpaduan pop alternatif gaya mereka dulu dengan music modern melahirkan lagu-lagu yang sangat variatif. Karakter vokal Andee yang sangat jauh berbeda dengan vokalis sebelumnya juga turut menentukan karakter Antik sekarang. Lagu “Dia Atau Dia” yang up-beat dan modern jadi sajian pertama sebagai debut single.
Sejak dilempar ke radio beberapa bulan lalu, “Dia Atau Dia (DAD)” langsung menarik perhatian pencinta musik tanah air. Lagunya yang ceria dengan lirik sederhana serta aransemen musik modern rupanya cepat masuk ketelinga anak muda pencinta musik. Apalagi notasi serta sound yang dipilih sangat mewakili keseharian mereka, modern dan dinamis. Mendengar lagu DAD, membayangkan sound yang dikemas The Killers ataupun Jonas Brothers. Dan untuk beberapa lagu modern ANTIK, dua band Amerika itu menjadi referensi.
Ganjaran dari semua ini adalah, lagu DAD berhasil menjadi nomor 1 di banyak chart radio tanah air. Tak mengenal strata, lagu ini disuka oleh seluruh lapisan anak muda, mulai dari kota besar sampai ke pelosok.
Konsep videoklip yang menarik juga menunjang imej baru ANTIK. Gambar-gambar full-color dan ceria mendominasi. Videoklip hasil besutan Renny Fernandez ini dibuat dengan format one take shoot.
Album “Memutar Waktu” ini berisi 10 track lagu yang sangat variatif namun tanpa meninggalkan benang merah kekuatan ANTIK. Mulai dari lagu-lagu modern up-beat seperti “Serba Salah” yang kental dengan sentuhan funk atau “Pada Suatu Pesta” yang bernotasi old-school namun beraransemen modern. Ataupun lagu-lagu iris nadi seperti “Memutar Waktu”, “Cinta Putih”, “Kau Bukan Milikku” dan “Jangan Menangis Lagi” dengan kekuatan karakter lagu masing-masing. Album ini menjadi suguhan paling lengkap dari ANTIK seiring kebangkitan kembali mereka di kancah musik tanah air.
Dan masih bersama perusahaan rekaman Music Factory Indonesia, ANTIK mempersembahkan karya terbaiuk mereka dan diharapkan menjadi masterpiece kebangkitan kembali ANTIK di blantika musik tanah air. (hrb)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler

