Sesuai Ekspektasi, BI Pertahankan Bunga Acuan 5,75%
JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia (BI) mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) 17-18 April 2023. Hasilnya, BI pertahankan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 5,75%. Keputusan tersebut sesuai ekspektasi ekonom dan pelaku pasar.
“Suku bunga deposit facility tetap sebesar 5% dan suku bunga lending facility tetap sebesar 6,5%,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam pemaparan hasil RDG BI, Selasa (18/11/2022).
Perry menegaskan, keputusan ini sejalan dengan stance kebijakan moneter yang pre-emptive dan forward looking untuk memastikan terus berlanjutnya penurunan inflasi dan ekspektasi ke depan.
BI meyakini bahwa BI7DRR sebesar 5,75% memadai untuk mengarahkan inflasi inti tetap berada dalam kisaran 3 plus minus 1% di sisa tahun 2023 dan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) kembali ke dalam sasaran 3 plus minus 1% lebih awal dari prakiraan sebelumnya.
"Kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah juga terus diperkuat guna mengendalikan inflasi barang impor (imported inflation) dan memitigasi dampak rambatan ketidakpastian pasar keuangan global terhadap nilai tukar rupiah," tambah Perry.
Perry mengungkapkan, BI terus memperkuat respons bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan.
Hasil RDG tersebut sesuai ekspektasi pelaku pasar, yang memperkirakan suku bunga acuan BI dipertahankan sebesar 5,75%
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






