Jumat, 15 Mei 2026

Dahsyat! Pemerintah Targetkan Penerimaan Negara hingga Rp 2.865,3 Triliun Tahun 2024

Penulis : Arnoldus Kristianus
30 Mei 2023 | 16:02 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta yang berlangsung secara virtual pada Senin (22/5/2023). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta yang berlangsung secara virtual pada Senin (22/5/2023). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

JAKARTA, Investor.id –  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menargetkan pendapatan negara berkisar Rp 2.719,1-2.865,3 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN)2024.

Angka peneriman negara terdiri atas proyeksi penerimaan perpajakan sekitar Rp 2.280,3 triliun sampai dengan Rp 2.355,8 triliun, penerimaan negara bukan pajak pada kisaran Rp 436,5 triliun sampai Rp 504,9 triliun, dan hibah pada kisaran Rp 2,3 triliun sampai Rp 4,6 triliun.

Bac juga: Sri Mulyani Paparkan Arah Belanja Negara dalam RAPBN 2024

Sedangkan belanja negara ditargetkan mencapai Rp 3.215,7 triliun sampai dengan Rp 3.476,2 triliun pada 2024. Angkah ini terdiri atas belanja pemerintah pusat dalam kisaran Rp 2.400,7 triliun sampai dengan Rp 2.631,2 triliun dan transfer ke daerah dalam kisaran Rp 815 triliun sampai dengan Rp 845 triliun.

ADVERTISEMENT

“Belanja pemerintah pusat Rp 2.400,7 triliun sampai dengan Rp 2.631,2 triliun. Angka ini termasuk untuk pemilu yang memang tahun depan cukup dominan. Untuk  pemilu pilkada dan pemilihan legislasi,” ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR di Gedung DPR pada Selasa (30/5/2023).

Dari kegiatan pendapatan dan belanja ini defisit tahun 2024 berada pada kisaran Rp 496,6 triliun sampai dengan Rp 610,9 triliun atau 2,16% sampai 2,64% dari produk domestik bruto (PDB). Pemerintah menargetkan rasio utang di kisaran 38,07% hingga 38,97% dari PDB . Sedangkan keseimbangan primer (primary balance) berada 0,03% dari PDB.

“Primary balance kita usahakan mendekati balance  sehingga memperkuat APBN. Tren ini perlu kita jaga karena ketidakpastian ke depan akan membutuhkan APBN siap siaga menghadapi berbagai gejolak,” tutur Sri Mulyani.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 32 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 42 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia