Jumat, 15 Mei 2026

Kemenkeu: Nilai Transfer Ke Daerah Capai Rp 668,5 Triliun

Penulis : Arnoldus Kristianus
24 Nov 2023 | 22:30 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Senin (6/11/2023). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./rwa)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Senin (6/11/2023). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./rwa)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi transfer ke daerah mencapai Rp 668,5 triliun per 31 Oktober 2023 atau 82,1% dari target dalam APBN 2023. Angka ini menunjukan kontraksi 1,6% dari periode yang sama tahun 2023. Pemerintah menargetkan realisasi transfer ke daerah dapat mencapai Rp 814,7 triliun selama tahun 2023 ini.

“Untuk belanja melalui pemerintah daerah, pemerintah pusat telah mentransfer Rp 668,5 triliun rupiah kepada seluruh pemda di seluruh Indonesia. Dalam hal ini, ini agak lebih rendah 1,6% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 679,2 triliun,” ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN Kita pada Jumat (24/11/2023).

Realisasi penyaluran dana bagi hasil (DBH) mencapai Rp 101,628 triliun per 31 Oktober 2023 atau lebih rendah 11,4% secara tahunan, terutama karena pada 31 Oktober 2022 terdapat penyaluran kurang bayar DBH. DBH mengalami penurunan karena pada tahun 2022 sampai dengan kuartal III telah dilakukan pembayaran kurang bayar DBH.

ADVERTISEMENT

“Sehingga tahun ini keliatan terjadi penurunan, namun nanti kalau DBH akhir tahun dilakukan beberapa pembayaran kita juga yakin untuk daerah bisa merasakan dan menikmati DBH-nya secara relatif proporsional dengan sumber yang dibagihasilkan,” tutur Sri Mulyani.

Realisasi dana otonomi khusus sebesar Rp 11,714, triliun per 31 Oktober 2023 angak ini lebih rendah 24,9% (yoy) karena beberapa daerah belum menyampaikan syarat salur. Sementara itu realisasi DAK fisik lebih rendah secara nominal yaitu Rp 35,85 triliun, namun secara persentase penyaluran mengalami peningkatan.

“Hal yang menjadi perhatian tentu DAK fisik, memang alokasi lebih rendah namun sebetulnya dari sisi porsi belanjanya yaitu Rp 35,85 triliun sudah terealisasi itu artinya sudah 67% dari total alokasinya sudah terealisasi. ini sedikit lebih baik dibandingkan tahun lalu yang hanya 64%,” kata Sri Mulyani.

Sementara, penyaluran insentif fiskal sebesar Rp 5 triliun naik 10,1% (yoy) karena telah dilakukan penyaluran insentif fiskal Kinerja kesejahteraan masyarakat sebesar 50% dari pagu. Sedangkan realisasi DAK Nonfisik sebesar Rp 107,4 triliun lebih tinggi 2,3% (yoy) didukung peningkatan kepatuhan penyampaian syarat salur.

“Insentif fiskal lebih tinggi karena telah dilakukan penyaluran insentif fiskal kinerja kesejahteraan masyarakat sebesar 50% dari pagu Rp 3 triliun, ini berarti insentif yang kita berikan terhadap daerah-daerah yang mencapai berbagai kinerja termasuk inflasi penurunan kemiskinan stunting ini bisa diberikan kompensasi hal yang cukup positif,” kata dia.

Realisasi dana alokasi umum (DAU) mencapai Rp 345,78 triliun per 31 Oktober 2023 lebih tinggi 1,4% secara tahunan karena telah dilakukan penyaluran tahap III DAU bidang pendidikan, bidang Kesehatan, Bidang PU termasuk DAU untuk penggajian PPPK, dan kinerja penyaluran Dana Desa lebih baik karena insentif sudah mulai disalurkan pada bulan Oktober 2023.

“Kalau kita lihat DAU, DAK non fisik, dan insentif fiskal mengalami kenaikan penyaluran dibandingkan tahun lalu. Hal ini bagus karena DAU berkaitan dengan berbagai syarat salur untuk meyakinkan bahwa transfer dari pusat ke daerah dipakai untuk bidang pendidikan kesehatan dan untuk berbagai pelayanan masyarakat dan kebutuhan masyarakat dasar termasuk untuk penggajian bagi pekerja,” ungkap Sri Mulyani.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 46 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 48 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia