Sabtu, 4 April 2026

Prabowo Targetkan 50% Makan Bergizi Gratis Disuplai Masyarakat Miskin dan Kelas Menengah

Penulis : Mita Amalia Hapsari
23 Okt 2024 | 13:04 WIB
BAGIKAN
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko di Istana Kepresidenan, pada Selasa (22/10/2024). (B-Universe Photo/Mita Amalia Hapsari)
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko di Istana Kepresidenan, pada Selasa (22/10/2024). (B-Universe Photo/Mita Amalia Hapsari)

JAKARTA, investor.id – Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Budiman Sudjatmiko menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melakukan upaya percepatan pengentasan kemiskinan melalui program-program di pemerintahannya ke depan, salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis.

“Kebijakan Pak Prabowo dengan dibentuknya Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan ini dalam rangka untuk anti-poverty mainstreaming atau poverty alleviation mainstreaming, pengarusutamaan pengentasan kemiskinan dari setiap program-program pemerintah,” kata Budiman saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/10/2024).

Dia menerangkan, salah satu upaya percepatan pengentasan kemiskinan, akan dilakukan juga di program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu program yang berpihak pada masyarakat miskin dan kelas menengah rentan miskin, baik itu dari aspek supply maupun demand.

Advertisement

Ia mengatakan, program makan bergizi gratis sudah menyediakan aspek demand, berupa permintaan makanan yang besar mencapai 82 juta orang.

“Sehingga ekosistem yang terbentuk nutup, gitu, ibarat lingkaran, ekosistem lingkaran, itu nutup. Karena setidaknya akan ada 82 juta orang yang harus dikasih makan tiap hari,” kata Budiman.

Selain aspek demand, program tersebut dinilai dapat dimanfaatkan dari aspek supply. Suplai makan bergizi diharapkannya dapat dilakukan oleh para pelaku usaha masyarakat kelas menengah dan miskin.

“Kita ingin misalnya program supply makan bergizi gratis untuk 82 juta anak dan ibu-ibu. Maka berasnya, sayurannya, telurnya, itu terutama bukan karena di-supply oleh vendor-vendor yang besar, tapi juga terutama di-supply oleh orang-orang yang baru jatuh miskin,” kata Budiman.

Ia pun menargetkan, setidaknya setengah produksi dari program maman bergizi gratis dapat disuplai oleh masyarakat miskin dan masyarakat menengah rentan miskin.

“Minimal harus 50% orang miskin jadi supplier. Tapi tentu saja kita sediakan akses, kita sediakan aset. Saya akan berbicara juga kepada PNM agar berikan KUR, agar orang miskin bisa bikin kandang untuk suplai daging ayam dan telur. Sehingga kemudian BGN bisa terima pasokan itu,” pungkas Budiman.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 10 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 20 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 50 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 1 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia